Sebab, bagi Ika, penampilan tari yang konsisten bisa menjadi salah satu upaya untuk mengantisipasi datangnya pengaruh dari budaya luar yang saat ini semakin marak. Tujuannya tentu agar anak muda lebih menyukai seni asli dalam negeri.
“Meski peminatnya belum terlalu banyak, tapi kalau itu dilakukan dengan skala kecil dan terus-menerus, semakin lama semakin banyak anak-anak muda yang mengenal dan tertarik dengan tarian kontemporer klasik,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





