Guru TK di Blora Ini Ajari Anak Cara Bersedekah dengan Berkunjung ke Rumah Makan Monosuko

Anak anak belajar arti berbagi bersedekah di Rumah Makan Monosuko. /Foto: Heri P.

BLORA, 5/12 (BeritaJateng.Tv) – Terinspirasi dengan pemilik rumah makan Monosuko, seorang guru Taman Kanak kanak (TK) Pertiwi 1 di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini mengajak murid muridnya belajar bersedekah.

Rumah makan Monosuko yang terletak di Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora ini adalah satu satunya rumah makan di Blora yang berbasis sedekah yakni makan sepuasnya, bayar seikhlasnya.

Pemiliknya adalah seorang pengusaha di Kecamatan Cepu bernama Martono (42), yang dermawan dengan cara mensubsidi rumah makan Monosuko.

Rumah makan ini digemari oleh anak anak sekolah mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas, karena dengan uang dua ribu hingga lima ribu rupiah dapat makan satu porsi Soto lengkap dengan minumannya, dan bayarnya dimasukkan ke dalam kotak Monosuko.

Kepala Sekolah TK Pertiwi 1 Jiken Isman mengatakan sengaja mengajak anak anak ke rumah makan Monosuko untuk mengedukasi mereka belajar bersedekah seperti yang dilakukan pemilik rumah makan ini.

“Maksut dan tujuan kami untuk mengedukasi anak anak belajar bersedekah sejak usia dini, seperti pak Martono pemilik warung makan Monosuko ini,” ungkapnya.

Selain itu, kalau biasanya anak anak itu hanya belajar mewarnai, sekarang diajak belajar menggambar bersama kartnis asal Magelang Borobudur, yaitu menggambar orang miskin yang lagi memasukan uang ke dalam kotak.

“Filosofinya adalah bersedekah itu tidah harus menunggu kaya, jadi anak anak biar tertanam sejak dini memaknai arti bersedekah,” jelasnya.

Bupati Blora H. Arief Rohman yang kebetulan ikut hadir diacara itu, mengapresiasi ide gagasan dari Kepala Sekolah TK Pertiwi 1 Jiken ini.

“Belajar tidak harus didalam kelas saja, harus ada invatitif. Seperti ini bagus melatih anak sejak dini mengenal bersedekah,” ungkapnya.

Bupati ikut berbaur dengan anak anak, mereka tampak senang ada Bupati ikut hadir diacara ini. Gus Arief sapaan akrabnya sempat memberi beberapa pertanyaan kepada anak anak dan memberikan hadiah, setelah menjawab pertanyaan yang dilontarkannya.

Pemilik warung Monosuko, Martono juga memberi hadiah kepada pemenang lomba menggambar yang dipandu oleh Kartunis asal kota Magelang itu.

Dialnjutkan dengan makan Soto bersama dan membayar dengan memasukkan uangnya ke dalam kotak Monosuko. (Her/El)

Tinggalkan Balasan