Jateng

Gus Yasin Respons Keluhan Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi Warga: Bisa Ajukan Sanggahan

×

Gus Yasin Respons Keluhan Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi Warga: Bisa Ajukan Sanggahan

Sebarkan artikel ini
Pemprov AMPB | taj yasin
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin, saat dijumpai di Kompleks Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu, 19 Agustus 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Tetapi saya melihat sih semakin bagus. Seperti tadi yang kami lakukan di Surakarta tadi, memberikan KUBE, melakukan UEP ini mulai dari DTSEN yang sudah desil 1 sampai desil 4 supaya ketepatan itu dan pengentasan kemiskinan itu harus dari situ,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Yasin mengakui masih terdapat kemungkinan data desil yang tercantum tidak sesuai dengan kondisi masyarakat. Ia mengatakan, masyarakat yang merasa tidak sesuai dengan data tersebut dapat mengajukan sanggahan maupun usulan.

“Ya, itu tadi, harus ada perubahan, kan. Ada sanggahan, kan, ada usulan. Saat ini DTSEN kan membuka itu,” katanya.

Terlebih, kata dia, proses perbaikan data tidak lagi hanya bergantung pada operator. Masyarakat juga dapat ikut menyampaikan sanggahan apabila menemukan data yang ternilai tidak sesuai.

“Kalau di situ merasa ada yang tidak cocok, tidak hanya operator saja, akan tetapi masyarakatnya bisa menyanggah data-data tersebut,” ujar Gus Yasin.

Pihaknya berharap masyarakat aktif menggunakan mekanisme tersebut. Sebab, pemerintah tidak mungkin mengetahui kondisi setiap warga secara satu per satu tanpa keterlibatan masyarakat.

“Saya berharap ya mereka bisa menyanggah, karena kami enggak mungkin mengetahui satu per satu, dan ini harus melibatkan masyarakat,” katanya.

Sanggahan Bisa Melalui Website Kementerian

Gus Yasin mengatakan mekanisme sanggahan tersebut dapat melalui laman kementerian.

“Dari kementerian, dari website,” jawabnya.

Ia menjelaskan, mekanisme tersebut kini dapat masyarakat lakukan langsung. Berbeda dengan sebelumnya yang menurutnya masih harus melalui operator.

“Dari halamannya langsung bisa. Sekarang kalau dulu kan enggak bisa, kalau dulu kan harus lewat operator. Sekarang perubahan ini, perbaikan ini, DTSEN ini bisa langsung ada sanggahan,” jelas Gus Yasin.

BACA JUGA: Ratusan Siswa SMAN 2 Kudus Keracunan Massal, Gus Yasin Janji Evaluasi Program MBG

Karena itu, ia meminta informasi mengenai mekanisme sanggahan tersebut disampaikan kepada masyarakat agar warga mengetahui hak mereka untuk memperbaiki data.

“Dan itu harus disampaikan kepada masyarakat bahwa mereka bisa menyanggah ini,” katanya.