Ahsan menilai peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa dilakukan pemerintah secara sendiri. Karena itu, keterlibatan berbagai elemen, termasuk lembaga mitra, media, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan pendidikan.
“Kami harus memiliki mitra kolaborasi, baik dengan mitra pembangunan, media maupun masyarakat. Itu penting supaya upaya meningkatkan pendidikan bisa lebih mudah dan lebih maksimal,” lanjutnya.
Kerja sama dengan Tanoto Foundation pun tentunya masih akan berlanjut dalam lima tahun ke depan.
Kolaborasi tersebut di arahkan untuk memperkuat kualitas pembelajaran, pengembangan sumber daya manusia, hingga peningkatan kompetensi pendidikan di sekolah-sekolah Kota Semarang.
Di sisi lain, antusiasme para siswa terlihat sepanjang acara berlangsung. Mereka tampak bersemangat mengikuti berbagai kegiatan, sementara para guru dan orang tua turut memberikan dukungan penuh.
Melalui momentum Hardiknas 2026, Pemerintah Kota Semarang berharap semangat kolaborasi dalam dunia pendidikan semakin kuat. Sehingga mampu melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)





