Di sektor logistik, kondisi juga tidak mudah. Kurnia menyebut volume logistik lokal mengalami penurunan sekitar 15 persen dibanding semester yang sama tahun lalu.
“Muatan mulai turun dan drop volumenya. Yang masih lumayan itu ekspor-impor, tapi logistik lokal sudah melandai,” ujarnya.
Meski menghadapi tekanan berat, Organda memastikan pelayanan angkutan tetap berjalan.
“Kami pasti tetap melayani masyarakat, tapi dengan penyesuaian operasional supaya perusahaan tetap bertahan,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





