Hari Jadi ke 61, Perhutani Bagikan 61 Bibit Buah dan Tanam Jati 61 Plances

Hari Jadi ke 61, Perhutani Bagikan 61 Bibit Buah dan Tanam Jati 61 Plances

BLORA, 20/3 (BeritaJateng.tv) – Dalam rangka memperingati hari jadi Perhutani ke 61 2022, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggelar acara menanam pohon jenis jati 61 places, dan membagikan tanaman bibit buah kepada warga secara gratis sebanyak 61 pula.

Jumlah 61 ini sebagai simbol momentum peringatan 61 tahun, Perhutani berkarya dalam pelestarian hutan, dan ikut serta dalam mensejahterakan masyarakat desa hutan.

Administratur (Adm) Perhutani KPH Randublatung , Dewanto menyampakan, bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT perhutani yang ke 61 tahun 2022 untuk menuju Perhutani Baru.

“Peringatan 61 tahun berkarya ini, sebagai momentum untuk berubah menuju ‘Perhutani Baru’ semoga dengan bertambahnya umur Perhutani akan lebih matang dan professional dalam pengelolaan hutan,“ ujar Dewanto, Sabtu (19/3/2022).

Ditambahkan Dewanto, penanaman jati sebanyak 61 places dilaksanakan di petak 40 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kedungringin, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngliron, Desa Ngliron, Kecamatan Randublatung pada Jumat (18/03/2022) kemarin.

Sedangkan untuk pembagian bibit tanaman buah sebanyak 61 plances juga, dibagikan kepada masyarakat di depan kantor Perhutani KPH Randublatung, kepada masyarakat umum yang melintas di jalan tersebut.

Salah satu warga bernama Kasmin (43) berterimakasih atas bantuan bibit buah yang di berikan Perhutani secara gratis, serta mengucapkan selamat ulang tahun kepada Perhutani.

“Selamat Hari ulang tahun ke 61 kepada Perhutani, semoga perhutani kedepan lebih tangguh dalam mengelola hutan berkelanjutan,” ucapnya.

Sekedar diketahui hadir dalam kegiatan tersebut Adm Perhutani KPH Randublatung Dewanto, Kepala Desa Ngliron Muntono , Ketua LMDH Ngliron Prijanto, dan segenap pejabat serta karyawan Perhutani KPH Randublatung. (Her/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.