Oleh karenanya, Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari bupati-wali kota, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengusaha, akademisi, masyarakat, dan media untuk berkolaborasi membangun Jawa Tengah. Dengan demikian, program yang tergulirkan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Luthfi menekankan bahwa semangat gotong royong, kebersamaan, dan kerja tim merupakan nilai yang mengakar di Jawa Tengah dan terus diterapkan, termasuk dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, tema Hari Jadi ke-81 Jateng ini adalah “Gumregut Nyawiji”. Tema itu terangkat dari filosofi bahasa Jawa yang bermakna kolaborasi dan gotong royong.
“Semangatnya adalah bareng-bareng membangun Jawa Tengah. Ini selaras dengan arahan Pak Gubernur, bahwa kita harus berkolaborasi dengan semua pihak,” kata dia. (*)
Editor: Farah Nazila





