Sebuah akun bernama (@rudyksty) mengklaim bahwa ia merupakan ayah dari balita tersebut. Menurut sebuah sumber, pendaki yang viral ini berasal dari Surabaya.
Rudy menjelaskan, ia mengutamakan keselamatan saat mendaki gunung. Bahkan bayinya memang sudah ia ajak naik gunung saat berumur 6 bulan. Adapun mereka menggunakan jasa porter dan telah menandatangani surat pernyataan yang isinya siap menerima semua risiko selama pendakian.
Meski begitu, petugas pos memberi keterangan soal pendakian orang tua yang mengajak balitanya tersebut.
“Kami sudah jelaskan secara detail. Kedua orangtua balita saat melapor ke petugas pendakian mengaku hanya naik sebatas shelter 1 lalu pulang,” kata Petugas Pos R10 atau pos registrasi pendakian di salah satu gunung tertinggi di Indonesia itu.(*)





