PALEMBANG, beritajateng.tv – Belakangan ini ada satu selebgram asal Palembang bernama Yoan yang membuat heboh jagat maya Instagram. Ia viral karena membuat pernyataan di tengah kejadian di Sumatera Selatan.
Dalam video Insta Story di Instagramnya, Yoan Sandradyta itu mengomentari peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang tengah terjadi di Sumsel belakangan ini.
Adapun video tersebut menjadi viral di seluruh akun publik kota Palembang, salah satunya @plglipp yang telah 158 ribu orang tonton. Durasi video itu pun yakni 1,15 detik.
Ia menyampaikan bahwa warga harus membakar lahan 100 hektare dari pada menyuruh orang untuk menebangnya.
“Iya memang lagi kabut asap mau gimana lagi, logika saja ya, misalnya kalian punya lahan 100 hektare, pasti kalian tidak akan menyuruh orang untuk menebangnya, mending bakar, satu kali lewat sudah selesai,” ungkap Yoan di akun Instagram pribadi miliknya@yoansandradyta, Minggu (1/10) kemarin.
Dengan santainya, ia juga menyebut jika lahan tersebut sudah terbakar, Damkar bisa warga panggil dan masalah selesai.”Nanti tinggal panggil mobil Damkar lalu dibayar, paling asapnya beberapa hari selesai,” sambung Yoan.
Menurut Yoan pun kabut asap di Sumatera Selatan sudah sering terjadi setiap tahunnya.
“Setiap tahun kan memang sudah seperti ini, ya sudah nikmati saja, jalani saja,” kata Yoan.
BACA JUGA:Viral Patung Bung Karno Tak Mirip, Anggaran Rp 16 M Sia-sia?
Ia pun lalu melanjutkan untuk tidak ambil pusing jika anak sakit.
“Dan untuk masalah anak sakit, sesak, tinggal pakai masker saja, dan jaga daya tahan tubuh, jujur menurut saya, sakit, ninggak, rezeki itu semua datang dari Allah,” tutup Yoan.
Dipanggil Polda Sumsel
Lalu, hal ini mendapat atensi dari pihak Kapos Merdeka Palembang Novri. Ia mengaku keberatan dengan pernyataan sang selebgram tersebut.
“Viralnya selebgram ngomong seperti itu kita keberatan, karena kami pegawai tidak sepersen pun menerima biaya. Jangan bicara sembarangan kalau itu ada biaya,” ujarnya saat dihububungi lewat telepon, Senin (2/10/2023).
Bahkan dia mengatakan bila ada oknum Damkar yang menerima uang tersebut akan mendapat hukuman. “kita sudah digaji oleh pemerintah dan bila ada oknum yang menerimanya kita bisa mendapatkan hukuman dari pimpinan. Dan saya tegaskan kembali kami tidak menerima biaya itu, apa yang kami lakukan gratis,”tegasnya.
Di sisi lain, pihaknya masih dalam upaya untuk memadamkan api yang ada di Kota Palembang.
“Seperti tadi pagi kami menyelesaikan di Gandus dan saat ini ada di TPA Sukawinatan untuk menyelesaikan api. Sehari bisa 3 sampai dengan 5 tempat kita datangi dan itu semua gratis,” tandasnya.
Saat ini, kabarnya sang selebgram Palembang itu mendapat panggilan dari Polda Sumsel. Hal ini merupakan buntut dari pernyataannya yang ramai di sosial media.
BACA JUGA:Pandawara Group Tak Diizinkan Bersihkan Pantai Loji, Ini Penyebabnya
Akibat penyataannya tersebut menimbulkan kemarahan dan berbagai komentar di tengah masyarakat, kabut asap sudah biasa akan hilang sendiri.
Alasan Polda memanggiil sang selebgram Palembang tersebut adalah untuk memberikan keterangan soal pernyataannya soal buka lahan dengan cara bakar muda dan murah.(*)





