Scroll Untuk Baca Artikel
Pendidikan

Hendak Berangkat Haji? Ini Contoh Pidato Pamit Haji dalam Walimatussafar, Mudah dan Penuh Makna

×

Hendak Berangkat Haji? Ini Contoh Pidato Pamit Haji dalam Walimatussafar, Mudah dan Penuh Makna

Sebarkan artikel ini
pidato pamit haji | umroh masyarakat | Umrah Backpacker
Ilustrasi orang hendak berangkat umroh atau haji. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Musim haji telah tiba, berikut ini adalah contoh pidato pamit haji saat perpisahan sebelum berangkat haji. Contoh pidato pamit haji ini tentu saja bisa anda jadikan sebagai referensi.

Musim haji tahun ini mulai pada tanggal 4 Juli 2023, dengan jadwal kepulangan secara bertahap. Sumber-sumber menyebutkan bahwa kedatangan jemaah haji terakhir kira-kira pada tanggal 3 Agustus 2023.

Berangkat haji merupakan ibadah yang tidak dapat orang lakukan sembarangan, karena harus menunggu waktu yang tepat dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, umumnya terdapat perasaan haru dan bahagia saat melakoninya.

Di beberapa wilayah di Indonesia, masih ada tradisi untuk mengadakan perpisahan sebelum berangkat haji, yaitu “walimatussafar”. Walimatussafar adalah gabungan dari dua kata, yaitu “walimah” yang berarti kenduri atau jamuan, dan “safar” yang berarti perjalanan.

Secara umum, walimatussafar merupakan acara atau kenduri yang berlangsung dalam rangka perjalanan ibadah di bulan haji, baik itu umrah maupun haji itu sendiri. Pada acara walimatussafar, calon jamaah haji akan memberikan sambutan atau pidato pamit haji.

Saat acara syukuran atau walimatussafar tersebut, terdapat sambutan perpisahan. Umumnya, sambutan tersebut tidak tersampaikan secara langsung oleh orang yang akan melaksanakan haji, tetapi perwakilan oleh orang lain.

Berikut ini contoh pidato pamit haji yang ringkas dan mudah. Perhatikan baik-baik, ya!

Contoh Pidato Pamit Haji

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Bismillahirohmanirohim, segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam, serta salam dan rahmat semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad serta keluarga dan sahabatnya.

Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kami, mulai dari nikmat Islam, nikmat iman, hingga nikmat kesehatan dan nikmat-nikmat lainnya yang melimpah ruah kepada kita.

Tinggalkan Balasan