SALATIGA, beritajateng.tv – Hendak berangkat kerja, seorang pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertabrak sebuah truk, di ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga.
Peristiwa ini terjadi di kawasan simpang empat Randucir, wilayah Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, pada Kamis, 29 Januari 2026 pagi.
Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan sebuah sepeda motor jenis Honda Vario bernomor polisi AD 4147 AGD dengan sebuah truk Hino bernomor polisi G 8719 AM.
Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Henry Sulistyanta DS yang beritajateng.tv konfirmasi membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario yang NCH kendarai, warga Juwangi, Kabupaten Boyolali melaju dari arah Blotongan menuju Cebongan.
BACA JUGA: Marak Kecelakaan Truk Angkutan Barang di JLS Salatiga, Pengamat: 80 Persen karena Sopir Ngantuk
Pada saat yang sama, melaju searah di depannya, sebuah truk Hino. TM, warga Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, adalah pengendaranya.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi lokasi, saat tiba di perempatan Randuacir pengendara Vario berusaha mendahului truk. Hal tersebut pengendara itu lakukan dari sisi sebelah kiri.
Dugaan kuat karena tidak cukup ruang untuk mendahului dari sebelah kiri, sepeda motor tersebut tergelincir ke area badan jalan hingga oleng. Kemudian pengendara tersebut terjatuh ke arah kanan.
Sehingga pengendara Honda Vario membentur badan truk Hino yang melaju. Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat di bagian kepala.
“Korban NCH dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Karena luka berat yang dialaminya dan dilarikan ke RSUD Kota Salatiga,” jelas kasatlantas, dalam keterangannya.
BACA JUGA: Kapolres Salatiga Hadiri Pengajian Isra Miraj, Keamanan Jamaah Jadi Prioritas
Kasatlantas menambahkan, proses penyelidikan lebih lanjut terkait dengan peristiwa kecelakaan lalu lintas ini masih berlangsung guna memastikan penyebabnya.
Selain keterangan saksi dan olah TKP, penyidik Polres Salatiga juga memeriksa kamera CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Hal itu untuk memperkuat alat bukti.
“Kasus kecelakaan yang merenggut korban jiwa ini masih kami dalami. Yakni dengan mengumpulkan alat bukti maupun keterangan para saksi di lokasi kejadian,” tandas Henry. (*)
Editor: Farah Nazila





