Peristiwa

Hindari Provokasi Aksi May Day, Pemkot Semarang Imbau Camat Lurah Kerahkan Warga Kerja Bakti Serentak

×

Hindari Provokasi Aksi May Day, Pemkot Semarang Imbau Camat Lurah Kerahkan Warga Kerja Bakti Serentak

Sebarkan artikel ini
Hindari Provokasi Aksi May Day, Pemkot Semarang Imbau Camat Lurah Kerahkan Warga Kerja Bakti Serentak
Warga RT 11/3 Kelurahan Wates, Ngaliyan, Kota Semarang melakukan kerja bakti bersama. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemkot Semarang mengeluarkan imbauan kepada para Camat dan Lurah untuk mengajak warga di lingkungan masing-masing melakukan kerja bakti pada 1 Mei 2025 bertepatan Hari Buruh Dunia (May Day).

Surat edaran imbauan bernomor B/1671/400.14.1.1/IV/2025 yang bertandatangan Pj Sekretaris Daerah Drs Mukhamad Khadhik MSi, tertanggal 29 April 2025. Surat ini tertuju kepada para Camat, Lurah, Ketua LPMK, dan Ketua RW RT se Kota Semarang.

Dalam surat tersebut berisi perihal Peringatan Hari Buruh dan Hari Jadi Kota Semarang ke 478 Tahun 2025. Bahwa dalam rangka memelihara kondusifitas, kebersihan sekaligus menyemarakan Hari Jadi Kota Semarang ke 478. Serta memanfaatkan momentum hari libur Nasional Hari Buruh dengan kegiatan posistif positif dan memberikan dampak besar pada lingkungan.

BACA JUGA: Waduh! Gerbang Pagar Balaikota Semarang Dipasang Kawat Berduri, Antisipasi Anarkis Aksi May Day?

Pemkot Semarang meminta kepada Camat dan Lurah bersama tokoh masyarakat baik LPMK, RT, RW dan PKK serta lembaga kemasyarakatan lainnya. Agar mengajak seluruh warga masyarakat di wilayahnya untuk melaksanakan Gerakan Kerja Bhakti Serentak membersihkan lingkungan sekitar.

Kerja bakti berupa mengelola/melakukan pilah sampah, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), membersihkan saluran/drainase di lingkungan masing-masing. Serta kegiatan produktif lainnya pada Hari Kamis, 1 Mei 2025 mulai pukul 07.30 WIB.

Kepada para tokoh masyarakat. Pemkot Semarang juga mengimbau untuk aktif melakukan pencegahan secara persuasive kepada warga di lingkungannya untuk tidak terprovokasi mengikuti aksi Gerakan Mayday.

Selanjutnya kepada Camat dan Forkopimcam serta lurah beserta Forum Kemitraan Kelurahan untuk melakukan monitoring dan melaporkan kegiatannya kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.

Polrestabes Terjunkan 3000 Personel

Sementara itu, Polrestabes Semarang menerjunkan 3000 personel untuk antisipasi adanya gangguan keamanan saat peringatan Hari Buruh Dunia atau May Day pada 1 Mei 2025.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M.Syahduddi menginstruksikan pola pengamanan yang maksimal mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas saat peringatan May Day.

“Kita akan menyiapkan 3000an personel gabungan dari Polrestabes Semarang, Polda Jateng, dan beberapa Polres tetangga,” katanya, Rabu 30 Mei 2025.

Berdasarkan keterangannya, ia mengungkapkan ada potensi aksi May Day di susupi oleh kelompok di luar elemen buruh yang akan mengganggu keamanan dalam peringatan Hari Buruh di Kota Semarang.

“Ada beberapa potensi gangguan keamanan yang akan terjadi saat peringatan may day nanti seperti aksi yang di susupi oleh elemen di luar massa buruh seperti kelompok anarko,” katanya.

Ia menyebut, Anarko diduga akan melakukan beberapa gangguan kamtibmas di antaranya penutupan akses jalan tol dan jalan protokol. Juga membawa atribut berupa benda-benda yang membahayakan, pembakaran ban, merusak fasilitas umum. Serta sweeping buruh perusahaan, sampai dengan penggunaan bom molotov.

“Itu semua akan kita antisipasi dan mengingatkan agar peserta aksi may day bisa berperilaku tertib, terkendali. Dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan,” kata Syahduddi.

Pihaknya meminta masyarakat Kota Semarang tidak perlu khawatir dan tetap melakukan aktifitas seperti biasa. Polrestabes Semarang memastikan dengan seluruh perkuatan pengamanannya guna menciptakan stabilitas kamtibmas.

“Kami akan melakukan tindakan kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku apabila menemukan adanya ancaman gangguan kamtibmas yang mengarah pada tindakan anarkis. Untuk menjamin pelaksanaan peringatan may day di Kota Semarang berjalan dengan aman, tertib dan kondusif,” tegas Syahduddi. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp