SEMARANG, beritajateng.tv – Hotel Neo Candi Simpang Lima Semarang sudah tiba di puncak acara ulang tahunnya yang ke-11. Adapun tema kejawennya dengan tagline ‘Jowo di Gowo, Budoyo di Jogo, Neo ing Dodo’.
Tagline oleh Hotel Neo Candi Simpang Lima Semarang bertujuan agar selalu mengingat budaya Jawa dengan menggunakan baju kebaya dengan jarik batik dan juga lurik sampai dengan baju beskap.
Ulang tahun Hotel Neo Candi tergolong meriah dengan tari tarian jawa yang khas. Misalnya, tari gambyong, tari sesonderan, dan masih banyak tari tari an jawa lainnya.
Seluruh staff, serta perwakilan manajemen Hotel Neo Candi mengikuti kegiatan ini. Acara bermula dengan sambutan GSM (General Staff Meeting) dan para staff mendapat kesempatan untuk menyampaikan keluhan/kendala mereka dalam bekerja.
BACA JUGA: Sambut Ultah ke-11, Hotel Neo Candi Simpang Lima Semarang Adakan Kegiatan Donor Darah
Hotel Manager Neo Candi, Ibnoe Ichwan Chambali, mengungkapkan bahwa para staf harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik.
“Selama 11 tahun ini, kita telah menghadapi berbagai macam tantangan yang membuat kita menjadi lebih kuat. Selain itu, lebih berkomitmen untuk memberikan yang terbaik. Besar harapan kami untuk bisa memberikan pelayanan dengan maksimal dan juga memberikan produk terbaik untuk para tamu kami,” ujar Ibnoe Ichwan Chambali selaku Hotel Manager Neo Candi.
“Saya sangat senang melihat antusias karyawan yang turut serta merayakan ulang tahun ke-11 ini dengan banyak mengikuti kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan. Hotel Neo Candi berharap di 11 tahun ini dapat terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik bagi tamu,” Uuar Fransiska Hepy Christa selaku Operational Manager Hotel Neo Candi.
Momen ulang tahun Hotel Neo Candi ini harus disyukuri. Walau pun secara sederhana, tetapi bisa membawa banyak arti. (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





