Di sisi lain, potensi bencana seperti pohon tumbang juga menjadi perhatian serius. Kadar mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait setelah terjadi puluhan kasus pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
“Beberapa waktu lalu ada sekitar 80 pohon tumbang. Ada yang menimpa rumah dan kendaraan. Kami mendorong agar dilakukan pemangkasan pohon secara berkala untuk mencegah kejadian serupa,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan, terutama dengan merapikan pohon besar di sekitar permukiman yang berpotensi membahayakan.
Menurutnya, pemudik sering kali hanya fokus pada kecepatan perjalanan tanpa mengetahui kondisi jalur yang mereka lalui. Karena itu, pemerintah daerah perlu proaktif memastikan seluruh jalur, baik utama maupun alternatif, dalam kondisi aman.
“Pemudik biasanya tidak tahu kondisi wilayah yang di lalui. Tugas kita memastikan jalur tersebut aman agar tidak menimbulkan korban,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





