Jateng

Inovasi Sejumlah Panitia Pilkades Semarang, Calon Dilarang Buat Panggung Hiburan saat Kampanye

×

Inovasi Sejumlah Panitia Pilkades Semarang, Calon Dilarang Buat Panggung Hiburan saat Kampanye

Sebarkan artikel ini
Aktivitas panitia pendaftaran bakal calon kepala desa, di Sekretariat Panitia Pilkades, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jumat, 9 Oktober 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)
Aktivitas panitia pendaftaran bakal calon kepala desa, di Sekretariat Panitia Pilkades, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jumat, 9 Oktober 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang aman dan kondusif menjadi perhatian. Khususnya bagi panitia penyelenggara pilkades di sejumlah desa di Kabupaten Semarang.

Mereka sepakat pelaksanaan kontestasi di tingkat desa tersebut harus mewujudkan praktik- praktik berdemokrasi dalam suasana yang damai. Tentunya tetap menjaga kondusifitas dan keamanan daerah.

Ketua Panitia Pilkades Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Sunu Poncoriatno mengatakan, berbagai upaya strategis telah dia lakukan.

“Yang utama menerapkan tata tertib (tatib) hingga aturan yang ketat. Ini kepada para bakal calon (balon) kepala desa (kades), maupun kepada jajaran panitia pelaksana,” katanya, Jumat 9 Oktober 2026.

BACA JUGA: Pilkades Semarang, Perkumpulan Aparatur Desa Singgung Keberadaan ‘Botoh’ Perusak Demokrasi

​Panitia Pilkades Desa Bener, kata dia, juga sepakat mengedepankan pendekatan komunikatif dan sosialisasi sejak dini. Ini guna memitigasi terjadinya potensi kerawanan sesuai ketentuan pilkades.

Dia bilang, sudah melakukan sosialisasi sejak tanggal 1 Oktober 2026 mengenai tata tertib pencalonan yang telah tim panitia rancang.

“Kami mengapresiasi, mereka (masyarakat Desa Bener) menyambut dengan sangat baik dan antusias,” kata Sunu.

BACA JUGA: 7 Kerawanan Pilkades Kabupaten Semarang 2026

Aturan Pilkades

Guna memastikan netralitas Panitia dan Pengawas (Panwas) Pilkades di Desa Bener, juga telah menerbitkan sejumlah aturan ketat selama tahapan pilkades berlangsung.

Beberapa di antaranya berupa larangan bagi para bakal calon kepala desa berkunjung atau mendatangi rumah anggota panitia pemilihan maupun panitia pengawas (panwas) pilkades secara pribadi.

“Ketentuan ini demi menjaga netralitas, integritas serta profesionalisme panitia maupun pengawas penyelenggaraan pilkades di Desa Bener,” kata Sunu.

BACA JUGA: Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Serentak Kabupaten Semarang, Bakal Calon Konsultasi hingga Ambil Formulir

Berdasarkan masukan dari masyarakat dan kesepakatan bersama, ucap Sunu, panitia juga menetapkan aturan terkait dengan tahapan kampanye.

Antara lain para calon tidak boleh menggelar acara hiburan selama masa kampanye pilkades di Desa Bener berlangsung. Kemudian soal aturan pemasangan spanduk.

“Pemasangan spanduk atau alat peraga kampanye hanya boleh di tempat- tempat yang terjangkau dan sesuai aturan tatib,” ucap dia.

Terpisah, Ketua Panitia Pendaftaran Pilkades Wonokerto, Kecamatan Bancak, Beni Irawan mengatakan, telah menggagas program dan edukasi untuk masyarakat agar proses demokrasi pilkades bisa berjalan baik.

“Sebelum pembukaan tahapan pendaftaran bakal calon, panitia intens menggelar berbagai kegiatan forum diskusi. Ini bersama tokoh masyarakat, agama hingga pemuda,” bilangnya.

BACA JUGA: Bawaslu Kabupaten Semarang Sebut Potensi Politik Uang di Pilkades Serentak Masih Besar, Modus Kian Canggih

Edukasi menekankan agar pelaksanaan pesta demokrasi di Desa Wonokoerto tidak ternoda oleh praktik- praktik politik uang, praktik kecurangan hingga permainan. Apalagi pengaruh bandar perjudian atau botoh.

Upaya tersebut, kata dia, juga disebar melalui konten video pendek di media sosial.

“Harapannya masyarakat paham, sebagai pemilih nanti bisa menggunakan haknya sesuai hati nurani. Pilkades penting untuk memilih pemimpin yang bisa membawa kemajuan desa,” kata Beni. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp