Nasional

Iran Serang Pangkalan AS di Qatar, 19 Rudal Hantam Al Udeid, Arab Cs Marah

×

Iran Serang Pangkalan AS di Qatar, 19 Rudal Hantam Al Udeid, Arab Cs Marah

Sebarkan artikel ini
bendera iran
Ilustrasi bendera Iran. (Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 19 rudal Iran menghantam Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin tengah malam. Serangan itu menyasar markas militer terbesar milik Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump segera merespons dan menyebut serangan tersebut “sangat lemah”.

Pangkalan Al Udeid, yang menjadi markas Komando Operasi Udara Gabungan dan Sayap Ekspedisi Udara ke-379, menjadi target langsung serangan Iran. Mayor Jenderal Shayeq Al Hajri dari militer Qatar mengonfirmasi bahwa seluruh rudal berasal dari Iran.

Menurut pernyataan Trump, Iran meluncurkan 14 rudal. AS berhasil menjatuhkan 13 di antaranya, sementara satu rudal dibiarkan lolos karena dianggap tidak berbahaya.

Tindakan Iran ini terjadi sebagai balasan atas serangan udara AS terhadap fasilitas militer Iran sehari sebelumnya. Serangan berlangsung di tengah konflik Teheran dengan Israel yang juga sedang memanas.

BACA JUGA: Israel Serang Fasilitas Nuklir dan Militer Iran, AS Antisipasi Resiko Konflik Lebih Luas

Arab cs kecam tindakan Iran serang AS

Serangan tersebut langsung memicu kecaman dari sejumlah negara Arab. Arab Saudi mengeluarkan pernyataan tegas yang menyebut Iran telah melanggar prinsip negara bertetangga. “Tindakan ini tidak bisa diterima dan sama sekali tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun,” demikian isi pernyataan resmi Kerajaan Saudi.

Uni Emirat Arab turut mengecam keras tindakan Teheran. Kementerian Luar Negeri UEA menilai Iran telah melakukan pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan Qatar dan wilayah udaranya.

Kementerian Luar Negeri Kuwait menyebut insiden tersebut sebagai “eskalasi berbahaya” dan menyatakan dukungan penuh terhadap Qatar. Sementara itu, Yordania juga bergabung dalam barisan negara yang mengecam Iran atas serangan ini.

BACA JUGA: Berkah Idul Adha, Perajin Besek di Blora Kebanjiran Order Hingga Sepuluh Ribuan per Hari

Ketegangan di kawasan pun meningkat tajam. Situasi di Teluk dipantau ketat oleh berbagai negara karena berisiko meluas menjadi konflik regional yang lebih besar. (*)