Nasional

Israel Serang Fasilitas Nuklir dan Militer Iran, AS Antisipasi Resiko Konflik Lebih Luas

×

Israel Serang Fasilitas Nuklir dan Militer Iran, AS Antisipasi Resiko Konflik Lebih Luas

Sebarkan artikel ini
Instalasi nuklir Iran. (ant)
Instalasi nuklir Iran. (ant)

IRAN, beritajateng.tv – Militer Zionis Israel melancarkan serangan besar terhadap fasilitas nuklir dan militer Iran pada Jumat, 13 Juni 2025, dalam upaya pencegahan untuk menghentikan ambisi Teheran memperoleh senjata nuklir.

Serangan ini tidak hanya menargetkan fasilitas militer, tetapi juga mencakup wilayah sipil yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Selain itu, pada Senin, 16 Juni 2025, serangan Israel juga menyasar markas stasiun televisi pemerintah Iran saat siaran langsung. Hal ini meningkatkan ketegangan yang sudah memuncak antara kedua negara tersebut.

Israel Tak Hanya Menyerang Fasilitas Militer

Serangan Israel terhadap Iran ini mencerminkan langkah militer untuk memperlambat program nuklir Iran, yang Tel Aviv anggap sebagai ancaman besar.

BACA JUGA: Israel Hantam Bandara Sanaa Yaman, Pesawat Jamaah Haji Hangus Terbakar

Tidak hanya menargetkan fasilitas militer, Israel juga mengincar wilayah sipil yang menyebabkan sejumlah korban tewas.

Aksi ini telah memicu kecaman internasional, terutama karena dampaknya terhadap warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik tersebut.

Tuduhan Dukungan AS terhadap Israel

Meskipun Amerika Serikat (AS) secara terbuka menyangkal keterlibatannya, Iran meyakini bahwa pasukan AS memberikan dukungan atau setidaknya diam-diam merestui serangan Israel.

Dalam perkembangan lebih lanjut, Iran mengancam akan membalas serangan dengan menargetkan fasilitas AS di seluruh Timur Tengah, termasuk kamp pasukan khusus di Irak, pangkalan militer di Teluk, serta misi diplomatik AS di kawasan tersebut.

Pasukan proksi Iran, seperti Hamas dan Hizbullah, memang mengalami kemunduran dalam hal kekuatan. Namun milisi pendukung Iran di Irak tetap aktif dan bersenjata lengkap.

Hal ini menambah ketegangan yang telah terasa di kawasan Timur Tengah.

Trump Peringatkan Warga AS untuk Tinggalkan Teheran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Senin malam, 16 Juni 2025, mengeluarkan peringatan melalui platform media sosial Truth Social.

Dalam pernyataannya, Trump mendesak warga AS untuk segera meninggalkan Ibu Kota Iran, Teheran, dengan alasan meningkatnya ancaman terhadap warga negara AS di kawasan tersebut.