Semarang, 13/11 (BeritaJateng.tv) – Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Sabtu (12/11) Pemerintah Kota Semarang kembali mengadakan pelayanan terpadu akhir pekan dan malam hari untuk memfasilitasi masyarakat yang tidak sempat mengurus administrasi di hari kerja.
Pelayanan akhir pekan dan malam hari tersebut dilaksanakan di 16 kecamatan di seluruh wilayah ibu kota Provinsi Jawa Tengah.
Saat membuka acara di Kecamatan Semarang Tengah, Pelaksana tugas atau Plt. Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen jajaran Pemerintah Kota Semarang untuk senantiasa hadir kapan pun di tengah masyarakat.
“Saya rasa ini menjadi sebuah komitmen dari Pemkot Semarang untuk istilahnya tidak ada kata libur untuk melayani masyarakat,” tegas perempuan yang akrab disapa Mbak Ita.
“Ini merupakan salah satu penerapan konsep Bergerak Bersama. Memang dari Pemerintah Kota Semarang ini sedang melakukan program-program untuk menekan inflasi dan Alhamdulillah pada bulan Oktober kemarin itu kita deflasi artinya semua yang ditemukan di pasar-pasar tradisional sudah turun (harganya),” terang Mbak Ita.
Ada yang berbeda saat penyelenggaraan kegiatan tersebut. Di Kecamatan Semarang Tengah, kegiatan pelayanan terpadu akhir pekan dan malam hari digelar bersamaan dengan program Sabtu Berbagi yaitu pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan dari para donatur.
“Matur nuwun kepada para donatur yang memberikan sumbangan yang sangat luar biasa, sangat kompak. Nantinya ini bisa menjadi modal untuk menggerakkan perekonomian khususnya di kecamatan Semarang Tengah,” ujarnya.
Ita berpendapat kegiatan berbagi kebutuhan pokok seperti ini sudah rutin dilakukan di beberapa kelurahan di Kota Semarang. Menurutnya, hal ini dapat menjadi lsalah satu usaha untuk menekan inflasi. Setidaknya ada 500 paket bantuan yang dibagikan pada warga dalam kegiatan Sabtu Berbagi berupa sembako, lauk-pauk, dan sayuran.





