Jateng

Jaga Kondusivitas, Bupati Semarang Minta PLN Hentikan Sementara Aktivitas Proyek Geotermal Gunung Ungaran

×

Jaga Kondusivitas, Bupati Semarang Minta PLN Hentikan Sementara Aktivitas Proyek Geotermal Gunung Ungaran

Sebarkan artikel ini
Proyek Geotermal | Bupati Geotermal | ngesti nugraha
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

Sementara itu, terkait proyek geotermal di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran, PLN menyatakan akan mengikuti arahan Bupati Semarang untuk menghentikan sementara kegiatan di lapangan.

Meski demikian, PLN tetap menyampaikan perkembangan hasil kajian yang ԁibutuhkan dalam forum rapat koordinasi tersebut.

BACA JUGA: Ramai Penolakan Proyek Geotermal Gunung Ungaran, Pemprov Siap Diskusi jika Warga Khawatir dan Keberatan

Senior Manager Perizinan Pertanahan dan Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Tengah, Ferdian Hijrah Kusuma, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Sehingga keresahan di masyarakat akan terjawab dan terkait dukungan penambahan energi hijau untuk meningkatkan suplai listrik di Jawa Tengah tetap bisa tercapai,” kata Ferdian.

Ketika ԁitanya mengenai waktu pelaksanaan proyek geotermal di Gunung Ungaran, Ferdian menjelaskan bahwa saat ini proyek tersebut masih berada pada tahap gambaran perencanaan awal.

Menurutnya, proses administrasi juga masih berlangsung di lingkungan PLN Group. Setelah seluruh proses administrasi terpenuhi dan tim lapangan terbentuk, kegiatan baru akan ԁijalankan.

“Untuk updatenya tetap kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Semarang. Karena sesuai arahan bupati memang harus terus berkoordinasi,” ujarnya.

Ferdian juga menyampaikan bahwa PLN akan terus memberikan informasi kepada masyarakat terkait perkembangan rencana proyek tersebut.

“Dan kami juga sampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa kekhawatiran-kekhawatiran ini tidak perlu ԁilanjutkan lagi,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp