Ada Dua Titik Perbaikan di Jalan Gombel Lama
Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 BBPJN Jawa Tengah-DIY, Alfan Noor Rizal, menjelaskan, kondisi jalan Gombel Lama yang mengalami ambles menjadi alasan utama perbaikan berlangsung secara menyeluruh. Selain itu, tingginya muka air tanah di lokasi turut mempengaruhi metode pengerjaan.
“Nah, jalan Gombel Lama memang jalannya sebagaimana kita ketahui sudah ambles, ada patahan di situ. Selain itu juga ada muka air yang tinggi di sana, karena di situ ada sumber air, ada sendang, memang airnya tinggi,” jelasnya.
Alfan menegaskan, kondisi geografis wilayah Gombel memang tergolong rawan sehingga membutuhkan penanganan khusus.
“Sangat membahayakan. Sebagai info kondisi tanah dan kondisi geologi di Gombel itu kan termasuk rawan juga di sana,” katanya.
BACA JUGA: Kecelakaan di Turunan Gombel Lama Semarang, Satu Orang Tewas
Menurutnya, kondisi tersebut membuat perbaikan tidak bisa terlaksana sebagian, melainkan harus menggali seluruh badan jalan.
“Mau enggak mau pekerjaan itu harus ada penggalian menyeluruh, harus total. Maka dari itu memang harus kita tutup traffic-nya, karena yang kita gali itu keseluruhan badan jalan,” tegas Alfan.
Alfan menyebut, dari total panjang 1,27 kilometer yang di tangani, terdapat dua titik kerusakan berupa amblesan atau longsoran yang menjadi prioritas utama.
“Di dalam sepanjang 1,27 kilometer itu ada dua titik kayak amblesan atau longsoran yang harus kita tangani,” ujarnya. (*)
Editor: Farah Nazila




