Pendidikan

Janji Alloh di Dalam Al- Qur’an Kepada kaum Yahudi, Baca di Sini!

×

Janji Alloh di Dalam Al- Qur’an Kepada kaum Yahudi, Baca di Sini!

Sebarkan artikel ini
Al-Qur'an
janji Allah kepada kaum yahudi melalui firmanNyA dalam Al-Qur'an. (Freepik)

“Dan telah kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam kitab itu, sesungguhnya kamu (Bani Israil) akan membuat kerusakan di bumi ini dua kali,  dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar, maka apabila datang saat hukuman kejahatan yang pertama dari kejahatan itu, kami mendatangkan kepadamu hamba-hamba kami yang mempunyai kekuatan besar, lalu mereka mencari mu keluar masuk kampong ke seluruh negeri, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana”.

Ayat tersebut Allah turunkan di Mekah Jauh sebelum kaum muslimin punya kekuatan di Madinah. Dalam catatan sejarah, bangsa Yahudi ini telah berkali-kali mengalami kehancuran sebelum datangnya Islam.

Pada mulanya keberadaan bangsa Yahudi pernah hampir punah oleh kekuatan Babilonia dan Romawi, ketika itu Yahudi ditaklukan oleh Babilonia, Kejadian itu terjadi sekitar abad ke-5 sebelum masehi. Sedangkan penaklukan bangsa Romawi kepada bangsa Yahudi terjadi antara 66-135 Masehi.

Pengusiran dan kehancuran bangsa Yahudi yang pertama kali mengakibatkan orang-orang Yahudi terpecah dan tersebar ke seluruh negeri. Inilah janji Alloh yang pertama. Dan hal ini sudah terjadi pada masa dahulu.

Janji Allah Kepada Kaum Yahudi Berikutnya

Kemudian setelah masa kehancuran itu, Allah janjikan mereka bangsa yahudi untuk dapat menguasai dunia. Allah SWT berjanji kepada Yahudi untuk memberikan kesempatan kepada mereka bangkit lagi dengan kebangkitan yang luar biasa. Janji ini sesuai denga masa sekarang, yaitu bangsa yahudi saat ini sedang menguasai dunia, hampir seluruh Lini mereka berhasil kuasai seperti bidang ekonomi, sosial politik dan pemerintahan.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Isra ayat 6

“Kemudian kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar”