Jateng

Jasa Marga Tutup Rute ‘Sawah’ ke Tol Purwomartani di Google Maps, Pemudik Diminta Gunakan Info Resmi

×

Jasa Marga Tutup Rute ‘Sawah’ ke Tol Purwomartani di Google Maps, Pemudik Diminta Gunakan Info Resmi

Sebarkan artikel ini
Gerbang Tol Purwomartani, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta beroperasi secara fungsional saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)
Gerbang Tol Purwomartani, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta beroperasi secara fungsional saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan rute alternatif yang sempat menyesatkan pengendara menuju Gerbang Tol (GT) Purwomartani, Sleman, DI Yogyakarta, telah di hapus dari layanan peta digital seperti Google Maps. Langkah ini terlaksana setelah ramai sejumlah kendaraan tersesat hingga masuk jalan tanah di area persawahan.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan berada dalam kendali pihaknya. Ia menyebut pengendara mengikuti rute dari aplikasi navigasi di luar kontrol Jasa Marga.

“Perlu diluruskan, itu bukan bagian dari akses yang dikelola Jasa Marga. Kejadian tersebut terjadi karena pengguna mengikuti rute dari aplikasi yang berada di luar kontrol kami,” ujarnya usai tinjauan di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Menurut Rivan, berbagai informasi terkait akses tol dan kondisi lalu lintas sebenarnya telah pemerintah maupun kepolisian sampaikan, termasuk Dirlantas Polda DIY. Karena itu, masyarakat diminta tidak bergantung pada rute alternatif yang belum tentu akurat.

“Kami menghimbau masyarakat untuk menggunakan informasi yang berada dalam pengendalian kami, serta mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan kepolisian,” katanya.

BACA JUGA: Aksi Satlantas Polres Salatiga Padamkan Kebakaran Mobil Pemudik di Tol, Sibak Lalu Lintas Padat Merayap

Ia juga mengingatkan pentingnya persiapan sebelum perjalanan, khususnya di masa arus mudik Lebaran.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi siap, atur waktu perjalanan, dan pahami rute yang akan di lalui supaya tidak tersesat,” tegasnya.

Sebelumnya, peristiwa mobil tersesat ke jalan tanah saat hendak menuju GT Purwomartani menjadi sorotan publik. Dalam kejadian tersebut, pengendara mengikuti rute alternatif dari aplikasi navigasi untuk menghindari kemacetan, namun justru masuk ke jalur sempit dan tidak beraspal di tengah persawahan.

Kondisi itu membuat kendaraan kesulitan melintas dan berisiko membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat arus mudik yang padat.

Sebagai tindak lanjut, Jasa Marga telah berkoordinasi dengan pihak Google untuk menutup rute bermasalah tersebut.