BACA JUGA: BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat, Sebagian Wilayah Lebih Kering
Beberapa daerah yang berpotensi terdampak antara lain Grobogan, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, hingga Boyolali. Namun, Winda menegaskan hujan tersebut tidak terjadi secara merata dan durasinya relatif singkat.
BMKG: Hujan Lebat Masih Bisa Terjadi di Awal Kemarau
Winda menambahkan, fenomena hujan lebat yang sempat terjadi di wilayah Solo Raya beberapa waktu lalu masih mungkin terjadi di masa peralihan ini.
“Untuk wilayah Solo Raya kemarin itu hujannya masuk kategori lebat sampai sangat lebat, tapi tidak merata. Ini masih bisa terjadi di masa peralihan seperti sekarang,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan karakteristik umum saat peralihan musim, di mana cuaca panas pada siang hari dapat memicu pembentukan awan hujan pada sore hingga malam.
“Jadi memang di masa peralihan ini pola cuacanya seperti itu, siang panas, kemudian sore hingga malam berpotensi hujan,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




