Jateng

Jateng Penuhi Kebutuhan Daging, Susu, dan Telur Jabodetabek

×

Jateng Penuhi Kebutuhan Daging, Susu, dan Telur Jabodetabek

Sebarkan artikel ini
sumanto dprd jateng
Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto saat berkunjung ke Balai Inseminasi Buatan (BIB) Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu, 11 Desember 2024. (Ricky Fitriyanto/beritajateng.tv)

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah, Ignatius Hariyanta Nugraha mengatakan, jika melihat data, Jateng merupakan salah satu lumbung ternak nasional. Sebagai contoh, populasi sapi potong Jawa Tengah berkisar 1,7 juta ekor. Jumlah tersebut terbesar kedua setelah Jawa Timur. Kemudian sapi perah Jawa Tengah populasinya mencapai lebih dari 76 ribu ekor dan menduduki peringkat ketiga nasional.

“Populasi kambing kita itu terbanyak seluruh Indonesia. Ayam buras kita juga terbanyak seluruh Indonesia. Jadi biasanya Jawa Tengah itu selalu pada posisi tiga besar untuk populasi, kecuali untuk komunitas babi memang kita tidak mengembangkan skala luas,” ungkapnya.

BACA JUGA: Nguri-uri Budaya Tradisional, Ketua DPRD Jateng Sumanto Gelar Pentas Wayang Kulit di Karanganyar

Dengan banyaknya populasi ternak tersebut, produksi protein hewani Jawa Tengah sudah surplus, bahkan mampu menyuplai provinsi lain.

“Utamanya daerah Jabodetabek, kita support untuk penyediaan daging, telur, dan susu itu dari Jawa Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BIB Ungaran, Agus Sucipto mengatakan, dari 46 ekor sapi pejantan yang ada terdiri dari jenis Simental, Limosin, Sapi Perah, hingga Sapi Lokal. Pihaknya selama ini terus memperbaiki dan menambah populasi sapi pejantan dengan impor dan pengadaan melalui Dirjen Peternakan. BIB Ungaran juga telah mendapat predikat terbaik nasional.

Ia menjelaskan, sebelum dijadikan semen beku, sperma sapi-sapi tersebut dicek kesehatannya di laboratorium.

“Kalau peternak butuh semen beku, kami siap. Semen beku disini sudah memenuhi standar SNI dan bisa bertahan hingga 12 tahun,” ujarnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp