Olahraga

Jateng Targetkan Empat Besar di PON Aceh – Sumut 2024

×

Jateng Targetkan Empat Besar di PON Aceh – Sumut 2024

Sebarkan artikel ini
KONI jateng
Atlet dan official saat mengikuti Workshop Penyusunan Program Latihan Pelatda PON XXI KONI Provinsi Jawa Tengah di Hotel Grasia, Kamis, 22 Februari 2024. (Humas KONI Jateng)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kontingen Jawa Tengah (Jateng) harapannya finis di posisi empat besar pada PON Aceh – Sumut 2024 mendatang.

Target itu lebih tinggi mengingat Jateng pada PON Papua 2021 harus puas finish di posisi keenam, dengan raihan 27 emas, 47 perak, dan 64 perunggu.

“Kami berharap PON 2024 ini Jawa Tengah meraih empat besar,” ucap Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Suci Baskorowati, dalam Workshop Penyusunan Program Latihan Pelatda PON XXI KONI Provinsi Jawa Tengah di Hotel Grasia, Kamis, 22 Februari 2024.

Sebagai informasi, pada PON Papua 2021 lalu, Jateng gagal finis di posisi lima besar. Jateng tergeser Bali yang berhasil meraih 28 emas, 25 perak, dan 53 perunggu.

BACA JUGA: Ketua KONI: Lingkungan Sehat Berpengaruh Bagi Kegemaran Seseorang dalam Olahraga

Suci pun berharap, tren penurunan prestasi Jateng dapat disudahi saat PON Papua 2021 lalu. Salah satunya dengan terselenggaranya Workshop Penyusunan Program Latihan Pelatda PON.

“Kami menitipkan prestasi Jawa Tengah pada ajang PON Aceh – Sumut 2024 ini,” lanjutnya.

Susun program latihan berdasarkan sains dan data

Sementara itu, sebanyak 157 pelatih dan official mengikuti Workshop Penyusunan Program Latihan Pelatda PON XXI KONI Provinsi Jawa Tengah di Hotel Grasia, Kamis, 22 Februari 2024, kemarin.

Wakil Ketua Umum I KONI Jawa Tengah, Soedjatmiko, mengungkapkan, para pelatih dan asisten pelatih yang mengikuti workshop ini nantinya akan menentukan keberhasilan Jateng di tingkat nasional. Salah satunya pada event bergensi PON Aceh – Sumut 2024 mendatang.

“Mereka ini adalah tulang punggungnya,” katanya.

Selain itu, lanjut Soedjatmiko, harapannya workshop kali ini juga mampu menghasilkan program latihan yang nantinya akan digunakan di masing-masing cabang olahraga (cabor).

Sehingga, kata dia, setiap cabor yang mengikuti workshop, akan mengumpulkan program latihan masing-masing.

“Workshop ini penting, karena untuk menyamakan persepsi latihan yang berbasis sains, data, dan kemampuan teknik yang ditingkatkan. Tidak hanya berbasis perasaan,” katanya.