SEMARANG, beritajateng.tv – Java United FC menegaskan komitmennya dalam menjadikan sepak bola sebagai sarana berbagi kebahagiaan.
Skuad berjuluk Laskar Kepodang Emas tersebut membagikan sebanyak 1.350 tiket gratis kepada ribuan santri pondok pesantren, siswa Sekolah Sepak Bola (SSB), dan komunitas lokal saat menjamu Borneo FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (11/10/2026).
Aksi sosial yang berlangsung pada pekan pembuka kompetisi BRI Super League 2026-2027 ini menjadi bentuk nyata kepedulian klub terhadap masyarakat Jawa Tengah, khususnya anak-anak dan generasi muda pecinta sepak bola.
BACA JUGA: Tekuk Borneo FC 2-1 di Jatidiri, Java United FC Raih Kemenangan Perdana di BRI Super League 2026/2027
Manajer Java United FC, Alan Haviludin, menjelaskan bahwa tradisi membagikan tiket gratis ini bukan hal baru.
Program ini telah berjalan secara konsisten sejak klub masih bernama Malut United FC dan terus berlanjut di bawah panji Java United.
“Membagikan tiket gratis untuk anak-anak dari pondok pesantren dan SSB sudah kami lakukan sejak klub masih bernama Malut United FC. Filosofi berbagi kebahagiaan terus kami bawa ketika perjuangan berlanjut melalui Java United,” ujar Alan Haviludin, Manajer Java United FC.
Dukungan ribuan santri dan siswa SSB dari tribun stadion pun berbuah manis. Java United berhasil mengamankan 3 poin penuh usai menundukkan Borneo FC melalui performa solid Gustavo Franca dan kawan-kawan.
Hasil ini sekaligus menjadi kemenangan perdana bagi Laskar Kepodang Emas di BRI Super League musim 2026-2027.
Santri hingga Suporter Ramaikan Tribun Jatidiri
Sejumlah institusi keagamaan, sekolah sepak bola, hingga kelompok suporter lokal turut meramaikan atmosfer Tribun Timur Stadion Jatidiri:
– Pondok Pesantren: Ponpes Darul Falah, Uswatun Hasanah, Life Skill Daarun Najaah, Rijalul Qur’an, Askhabul Kahfi, dan Atsaqofah.
– Sekolah Sepak Bola (SSB): SSB Persisac, Balasuga, Terang Bangsa, dan Putra Mandiri.
– Komunitas Lokal: Beta Timur dan Kicau Mania.





