SEMARANG, beritajateng.tv — Polres Semarang mengerahkan 377 personel untuk mengamankan rangkaian ibadah Paskah 2026 di wilayah Kabupaten Semarang.
Ratusan personel tersebut disiagakan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Kristiani berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
Pengamanan terfokus di sejumlah gereja besar dengan pola terbuka dan tertutup. Selain itu, personel juga Polres Semarang kerahkan untuk patroli di sekitar lokasi ibadah.
BACA JUGA: 10.000 Peserta Meriahkan Karnaval Paskah, Agustin: Jadi Simbol Kerukunan Beragama di Semarang
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, mengatakan langkah tersebut guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Hal ini untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah,” ujarnya, Kamis, 2 April 2026.
Ia menegaskan pentingnya pelayanan yang humanis, profesional, dan optimal kepada masyarakat yang merayakan Paskah.
BACA JUGA: Ada Karnaval Paskah, KAI Daop 4 Semarang Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun
Menurutnya, setiap personel harus memahami karakter wilayah pengamanan masing-masing agar pelaksanaan tugas berjalan maksimal.
Selain itu, personel di lapangan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerawanan, terutama saat puncak kegiatan ibadah.
“Jangan meremehkan situasi sekecil apa pun serta selalu lakukan koordinasi dengan pengurus gereja dan instansi terkait,” tegasnya.
BACA JUGA: Jelang Paskah, Polres Semarang Gelar Sterilisasi Gereja di Ungaran
Kapolres juga menginstruksikan sterilisasi lokasi sebelum mulainya ibadah untuk memastikan area bebas dari benda mencurigakan.
Pengaturan arus lalu lintas di sekitar gereja turut pihaknya optimalkan guna mencegah kemacetan serta memberikan kenyamanan bagi jemaat.
“Polres Semarang berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memastikan masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’amamar R. Qadafi





