“Dengan viralnya lagu MBG itu bikin kami juga senang. Sudah wajar kader-kadernya sendiri ikut menyanyikan itu. Ternyata viralnya sedemikian sampai bisa buat senam juga,” katanya.
Menurut Saleh, program pemerintah Presiden Prabowo Subianto, termasuk MBG (Makan Bergizi Gratis), pendidikan, dan kesehatan, juga dinilai memiliki irisan dengan perhatian Partai Golkar terhadap masyarakat.
Saleh menegaskan, pendekatan melalui budaya, kegiatan kreatif, kesehatan, hingga tren yang anak muda gemari harapannya dapat membuat Partai Golkar lebih terbuka dan dekat dengan generasi pemilih baru.
Kegiatan peringatan kemerdekaan tersebut sekaligus mengangkat tema “Nguri-nguri tradisi dan budaya untuk menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur”. Menurut Saleh, budaya dan tradisi yang mengakar merupakan bagian dari modal sosial untuk membangun masyarakat.
“Budaya yang kuat, kemudian tradisi yang mengakar, itu kita bisa menjadi Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” katanya.
BACA JUGA: Ada 700 Lebih Siswa SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Ahmad Luthfi Serahkan Hasil Evaluasi ke BGN
Dalam kegiatan tersebut, Golkar Jateng turut menyediakan layanan cek kesehatan gratis melalui Puskesmas Pandanaran. Saleh menyebut layanan itu menjadi salah satu upaya agar masyarakat bisa memperoleh pemeriksaan kesehatan tanpa biaya.
“Ini juga cek kesehatan gratisnya, mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat yang biasanya berbayar tapi hari ini bisa cek secara gratis,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Srikandi Partai Golkar Jawa Tengah Ratih Pratiwi mengatakan lomba tari kreasi sengaja diarahkan kepada generasi muda untuk mengenalkan sekaligus menjaga budaya Jawa Tengah.
“Lomba tari kreasi Jawa Tengah ini adalah upaya kami untuk nguri-nguri kebudayaan dari anak-anak usia 15 sampai 20 tahun. Alhamdulillah banyak sekali peminatnya,” kata Ratih.
Tingginya minat peserta bahkan membuat panitia harus membatasi jumlah pendaftar karena keterbatasan waktu. Dari 35 kelompok yang tampil, sekitar 200 peserta berasal dari berbagai wilayah Jawa Tengah.





