Dinkes Sebut Teknologi Cryosurgery Dapat Mendukung Penanganan Kanker di Kota Semarang
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Mochamad Abdul Hakam menyambut baik penerapan Cryosurgery. Menurutnya, teknologi tersebut berpotensi mendukung penanganan kanker di tengah masih adanya kasus berisiko melalui berbagai program skrining kesehatan.
“Terutama kanker payudara, angkanya di angka 3.636,” kata Hakam.
BACA JUGA: Stunting di Wonosobo dan Purworejo Tertinggi se-Jateng, Dinkes Andalkan Bantuan Kesehatan Rp180 Miliar
Menurut Hakam, salah satu keunggulan Cryosurgery yakni prosedurnya yang bersifat minimal invasif atau meminimalkan tindakan pembedahan terbuka. Meski demikian, hasil pengobatan tetap bergantung pada kondisi pasien dan evaluasi medis.
“Jadi, minimal invasif itu berarti tindakannya tidak bolek buka gitu ya. Nah, ini kemudian angka kesembuhannya juga lumayan tinggi kalau dari apa yang tadi sudah para pakarnya sampaikan. Mudah-mudahan ini membuka peluang yang sangat bagus,” ucapnya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





