“Untuk Oktober mendatang, kondisi curah hujan juga kecil potensinya turun di Semarang dan juga Jawa Tengah pada umumnya. Sehingga, peningkatan suhu masih terus bisa dirasakan,” kata dia.
Menghadapi cuaca panas tersebut, BMKG mengimbau masyarakat menjaga kecukupan minum, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan. Masyarakat juga dapat menyesuaikan waktu aktivitas di luar ruangan, agar tidak terlalu lama terpapar matahari.
“Paparan matahari, radiasi yang cukup tinggi tadi bisa menyebabkan dehidrasi. Untuk asupan, untuk terhidrasi tubuh kita perlu minum,” katanya.
Gunakan Air Secara Bijaksana
BMKG juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijaksana, selama curah hujan masih rendah. Penggunaan air tanah juga diharapkan dilakukan sesuai kebutuhan, untuk menjaga ketersediaan air.
Selain itu, masyarakat agar menghindari pembakaran secara sembarangan selama kondisi kering. Termasuk memastikan pembakaran yang dilakukan untuk keperluan tertentu selalu dalam pengawasan. Api juga harus dipastikan benar-benar padam setelah selesai digunakan.
“Dengan kondisi kekeringan, diimbau tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan, atau jika melakukan pembakaran sebaiknya dalam pengawasan,” katanya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





