Jateng

Kapan Tradisi Lebaran Ketupat 2026? Simak Tanggal dan Sejarahnya: Sarat Makna Filosofis Ngaku Lepat

×

Kapan Tradisi Lebaran Ketupat 2026? Simak Tanggal dan Sejarahnya: Sarat Makna Filosofis Ngaku Lepat

Sebarkan artikel ini
pedagang ketupat
Sejumlah pedagang ketupat menjajakan dagangannya di Pasar Peterongan Semarang. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Melalui simbol makanan, Sunan Kalijaga mengajarkan pentingnya bersedekah serta mengakui kesalahan diri sendiri di hadapan sesama manusia maupun Tuhan.

Bungkus janur kuning pada ketupat dipercaya masyarakat Jawa sebagai sarana penolak bala yang efektif. Bentuk segi empat pada makanan ini juga memiliki prinsip “kiblat papat lima pancer” yang bermakna bahwa tujuan akhir manusia hanyalah kepada Sang Pencipta.

BACA JUGA: Lebaran Ketupat: Fenomena Budaya dalam Mempertahankan Solidaritas Sosial

Beras yang mengisi janur tersebut menjadi harapan akan datangnya kemakmuran serta keberkahan rezeki bagi seluruh keluarga setelah melewati bulan suci Ramadan.

Hingga saat ini, tradisi Lebaran Ketupat 2026 terus lestari sebagai identitas budaya yang memperkuat struktur sosial masyarakat di pedesaan maupun perkotaan. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp