SEMARANG, beritajateng.tv – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan arus balik Lebaran 2025 di Stasiun Tawang, Semarang, pada Sabtu, 5 April 2025 sore.
Kedatangan Kapolri beserta rombongan bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan transportasi publik selama masa arus balik.
Setibanya di Stasiun Tawang, Kapolri langsung melakukan pengecekan ke sejumlah fasilitas penting, mulai dari pos pengamanan, ruang pelayanan Polri, hingga pusat pemantauan CCTV stasiun. Beliau juga menyempatkan diri meninjau area bermain anak (playground) dan berinteraksi langsung dengan para penumpang di dalam kereta api.
Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolri menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan pelayanan yang optimal selama arus balik Lebaran.
“Kami ingin melihat langsung bagaimana pelayanan yang diberikan di Stasiun Tawang ini,” ujarnya.
BACA JUGA: H + 3 Lebaran, Kenaikan Arus Balik di Tol Wilayah Kabupaten Semarang Mulai Terasa
Lebih lanjut, Kapolri mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan moda transportasi kereta api sebagai alternatif utama dalam perjalanan arus balik.
Beliau menekankan bahwa kereta api memiliki keunggulan dalam hal keamanan dan ketepatan waktu. Selain itu, penggunaan kereta api juga dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya.
“(Kereta api) bisa menjadi alternatif karena lebih aman dan tepat waktu. Menggunakan kereta api menurut Kapolri juga mengurangi kepadatan lalu lintas,” demikian kutipan pernyataan Kapolri.
Berdasarkan data, Stasiun Tawang Semarang mencatat rata-rata keberangkatan 30 ribu penumpang setiap harinya selama arus balik Lebaran 2025. Lonjakan penumpang tertinggi terjadi pada tanggal 2 April 2025 atau H+2 Lebaran, dengan jumlah mencapai 33 ribu penumpang.
BACA JUGA: Wisata Alam Goa Terawang Ecopark Blora jadi Primadona Libur Lebaran
Pihak stasiun memperkirakan puncak arus balik dari Stasiun Tawang Semarang akan terjadi pada tanggal 6 dan 7 April 2025. Kepolisian dan pihak terkait lainnya telah meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut demi kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat. (*)





