JatengPeristiwa

Diduga Langgar Lampu Merah, Dua Motor Bertabrakan Akibat Nekat Tancap Gas

×

Diduga Langgar Lampu Merah, Dua Motor Bertabrakan Akibat Nekat Tancap Gas

Sebarkan artikel ini
kecelakaan lalu lintas Ungaran
Insiden kecelakan lalu lintas Ungaran terjadi antara 2 sepeda motor di perempatan Assalamah, Ungaran Barat. (Arie B. - beritajatng.tv)

UNGARAN, beritajateng.tv – Insiden kecelakan lalu lintas Ungaran terjadi di daerah perempatan SD Assamalah Bandarjo, Ungaran Barat, Jumat (31/3/2023). Sementara itu, kecelakaan berlangsung pada tengah hari, sekitar pukul 12.00 WIB.

Kecelakaan lalu lintas Ungaran itu melibatkan dua sepeda motor. Keduanya yakni Honda Beat dengan nomor polisi H 5308 ATC dan Honda Beat denga nomor polisi H 5932 OY.

Menurut informasi yang dihimpun dari tempat kejadian menyebutkan, tiga orang mengalami luka berat akibat insiden kecelakaan lalu lintas Ungaran itu.

Ketiga korban kecelakaan lalu lintas Ungaran tersebut masing-masing yaitu Lausa Darmayudhanti (18 tahun), Dea Febriyanti (21 tahun), dan Sarwanto (3 tahun).

Lausa Darmayudhanti (18) sendiri merupakan warga Dusun Krajan Bawah, Jambu, Kec. Jambu, Kab. Semarang. Saat kejadian kecelakaan ia tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat berplat nomor H 5308 ATC. Selain itu, ia juga sedang memboncengkan Dea Febriyanti (21), warga Pagergedok, Sepakung, Kec. Semarang.

Sementara itu, pihak korban satunya lagi yakni Sarwanto (36), warga Terwidi, Plalangan, Gunungpati, Kota Semarang. Saat insiden kecelakaan itu ia tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi H 5932 OY. Nahasnya, Sarwanto mengalami luka parah di kepala akibat kejadian itu.

Kronologi Kecelakan Lalu Lintas Ungaran, Jumat (31/3)

Kasat Lantas Polres Semarang AKP, Dwi Himawan C melalui Kanit Gakkum/Laka, Iptu Sutarto pun menyampaikan kronologi kejadian tersebut. Kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi H 5308 ATC yang Lausa kendarai bersama Dea Febriyanti melaju dari arah Bawen menuju Ungaran.

Setibanya di perempatan Assalamah, lampu traffic light tengah menyala warna merah. Semestinya semua kendaraan berhenti, akan tetapi Lausa malah terus tancap gas.

Iptu Sutarto menambahkan bahwa bersamaan dengan itu, melaju pula sepeda motor Honda Beat berplat nomor H 5932 OY dari sisi kiri jalan menuju ke kanan jalan. Lantaran jarak kedua motor itu terlalu dekat, akhirnya dua motor tersebut bertabrakan dan ketiga orang tadi terkapar di perempatan Assalamah.