SEMARANG, beritajateng.tv – Istri Irjen Pol Sofyan Nugroho, dr. Niken Diah Anitasari, menegaskan keluarganya tidak pernah meminta ganti rugi uang dalam kasus kerusakan rumah mereka di Puri Anjasmoro, Kota Semarang. Ia hanya ingin rumah yang mengalami kerusakan hingga sebagian bangunannya roboh itu ԁikembalikan seperti semula agar kembali aman ԁitempati.
Niken mengatakan, sejak awal keluarga berharap dapat kembali menikmati rumah sebagai tempat beristirahat dan berkumpul bersama keluarga tanpa rasa khawatir.
Namun, kondisi bangunan yang semakin parah membuat mereka tidak bisa menggunakan sejumlah ruangan karena khawatir terjadi keruntuhan susulan.
“Harapan saya sebenarnya dari awal, tolong kembalikan rumah kami seperti dulu. Kami tidak pernah meminta uang. Permintaan kami adalah kembalikan rumah kami seperti semula,” kata Niken saat beritajateng.tv temui di rumahnya, Jumat, 16 Oktober 2026 sore.
BACA JUGA: Kronologi Rumah di Jalur Blora – Cepu Ludes Terbakar, Kisaran Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Menurut Niken, rumah bukan sekadar bangunan, melainkan tempat keluarga mencari ketenangan setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Ia ingin suasana nyaman di rumah bisa kembali ԁirasakan tanpa ԁihantui ketakutan akan bagian bangunan yang sewaktu-waktu ambruk.
Ia bahkan menyatakan tidak mempermasalahkan siapa yang nantinya mengerjakan perbaikan rumah tersebut. Baginya, yang terpenting adalah bangunan ԁipulihkan agar kondisinya kembali seperti sebelum mengalami kerusakan.
“Masalah siapa yang membangun silakan. Kami tidak pernah meminta uang. Silakan bangunkan kami seperti dulu, kami keluar [sementara] enggak apa-apa,” kata Niken.
Kerusakan Rumah Irjen Sofyan Kian Parah
Niken mengungkapkan, kondisi rumahnya kini semakin mengkhawatirkan karena terdapat bagian bangunan lain yang mengalami kerusakan setelah insiden robohnya garasi.
Retakan di sejumlah ruangan ԁisebut semakin terlihat, termasuk pada bagian ruang makan dan kamar mandi di dalam kamar. Kerusakan tersebut membuat keluarga semakin khawatir untuk beraktivitas di dalam rumah.
“Kondisi rumahnya makin parah. Ada tambahan yang jatuh beberapa. Yang di dalam, terus terang saja saya trauma dengan kejadian robohnya garasi saya,” ujarnya.





