Dari total bantuan tersebut, Kabupaten Blora mendapatkan sekitar 196 ribu liter air bersih. Blora menjadi salah satu daerah yang mendapatkan distribusi air cukup besar karena termasuk wilayah yang terdampak kekeringan.
“Blora mendapatkan 196 ribu liter air dan termasuk daerah yang paling banyak terdampak,” ujar Kholiq.
Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau, sembari pemerintah melakukan penanganan terhadap wilayah yang mengalami kekeringan. (*)
Editor: Farah Nazila





