HeadlineNews UpdatePariwisata

Kembangkan Aplikasi, Kabupaten Semarang Gencarkan Promosi Wisata

×

Kembangkan Aplikasi, Kabupaten Semarang Gencarkan Promosi Wisata

Sebarkan artikel ini
Para narasumber Sosialisasi Non Perda "Digitalisasi Pariwisata di Kabupaten Semarang" yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. (wahyu saputro/beritajateng.tv)

SEMARANG, 16/10 (beritajateng.tv) – Pemerintah Kabupaten Semarang diharapkan berkolaborasi dengan pemerintah di tingkat desa hingga pihak swasta untuk menggarap potensi wisata yang ada. Digitalisasi pariwisata digadang-gadang mampu mempromosikan potensi wisata yang ada secara efektif, efisien, dan jangkauannya lebih luas.

Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto mengatakan, Kabupaten Semarang kaya akan destinasi wisata. Pilihan tempat wisatanya juga lengkap, mulai dari wisata alam, wisata buatan, wisata religi, hingga wisata sejarah. Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang mencatat ada 55 daya tarik wisata dan 74 desa wisata yang bisa menjadi pilihan bagi wisatawan.

Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto hadir virtual dalam Sosialisasi Non Perda “Digitalisasi Pariwisata di Kabupaten Semarang”. (wahyu saputro/beritajateng.tv)

Menurut dia, potensi wisata di Kabupaten Semarang sebenarnya lebih besar dari Kota Semarang. Meski begitu, para wisatawan tetap lebih banyak mengenal destinasi di Kota Semarang.

“Wisata di Kabupaten Semarang sebenarnya lebih lengkap. Ada pegunungan, wisata air, dan wisata religi. Namun orang tetap tahunya Kota Semarang karena penyediaan fasilitas penunjang pariwisata seperti hotel di Kota Semarang ini luar biasa,” papar Bambang yang hadir virtual dalam Sosialisasi Non Perda “Digitalisasi Pariwisata di Kabupaten Semarang” yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (13/10/2022).

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengatakan, Kabupaten Semarang perlu melakukan promosi wisata dengan gencar. Selain itu dibutuhkan penambahan fasilitas penunjang seperti hotel dan penginapan, serta perbaikan akses jalan.

Camat Ambarawa, Suharnoto mengatakan, pihaknya mendukung penuh pengembangan potensi wisata. Menurutnya dengan banyaknya potensi wisata di Ambarawa, sejumlah organisasi kepemudaan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat siap menyokong perkembangan potensi wisata yang ada.

“Kami juga siap dikoneksikan dengan tempat wisata yang ada di sekitar Ambarawa. Namun kami juga membutuhkan dukungan Dinas Pariwisata dalam perawatan destinasi wisata,” ujarnya dalam acara yang dimoderatori Nurkholis tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan, pasca pandemi sektor pariwisata mulai bangkit. Maka pihaknya memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk mengembangkan sektor pariwisata. Diantaranya melalui cara pemesanan tiket masuk destinasi atau pemesanan penginapan yang bisa diakses melalui aplikasi.

“Kita juga butuh branding untuk wisata di Kabupaten Semarang. Misalnya destinasi di Ambarawa, di Bandungan, kita tegaskan itu ada di Kabupaten Semarang, bukan Kota Semarang,” paparnya.

Pihaknya juga mendorong dipublikasikannya calendar of event di Kabupaten Semarang melalui media online. Dengan begitu wisatawan bisa melihat event apa saja yang akan digelar. Yang tak kalah penting adalah kolaborasi dengan biro perjalanan wisata untuk mempromosikan destinasi di Kabupaten Semarang.

“Dan salah satu terobosan terbesar kami adalah Apiks, Aplikasi Pariwisata Terintergrasi Kabupaten Semarang. Dalam aplikasi tersebut ada semua informasi pariwisata Kabupaten Semarang, ada juga informasi pemandu wisata, hotel, dengan didukung fitur GPS, informasi desa wisata, informasi budaya, wisata, serta calendar of event,” katanya. (adv)

editor: ricky fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp