Saat menerima kembali motornya di Polda Jawa Tengah, Yuliana mengaku lega lantaran kondisi kendaraan miliknya masih cukup baik dan terawat.
“Saya kehilangan motor itu 7 April 2026, saat lagi di depan rumah, di Indramayu. Kondisi motornya masih terawat, bagus,” ujar Yuliana.
Polda Jateng Janji Kembalikan Barang Bukti Curanmor Meski TKP di Luar Wilayah
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengatakan, pengembalian kendaraan hasil curanmor merupakan upaya kepolisian dalam memberikan kepastian kepada korban bahwa kendaraan mereka benar-benar kembali.
Artanto menerangkan, pihaknya sengaja menghadirkan langsung para korban ke Polda Jawa Tengah agar proses penyerahan kendaraan berlangsung secara resmi, sekaligus memberi rasa tenang kepada masyarakat yang sempat kehilangan kendaraan mereka.
“Hari ini barang bukti atau kendaraan tersebut kita kembalikan ke pemiliknya. Dengan harapan supaya pemilik ini betul-betul merasakan bahwa kendaraan yang telah hilang telah kembali dan kita berupaya memberikan suatu hal yang terbaik dari kepolisian kepada masyarakat,” ujar Artanto.
Dalam penyerahan kali ini, Polda Jawa Tengah menghadirkan tiga korban yang kendaraan mereka sempat hilang akibat pencurian.
Menurut Artanto, seluruh korban tersebut merupakan pemilik sah kendaraan yang sebelumnya polisi amankan sebagai barang bukti hasil pengungkapan kasus curanmor.
Menariknya, lokasi pencurian kendaraan para korban tersebut bukan berada di wilayah hukum Jawa Tengah. Namun demikian, kata Artanto, Polda Jawa Tengah tetap memfasilitasi proses pengembalian kendaraan kepada pemiliknya.
“Dari pemilik kendaraan sepeda motor yang ditemukan sebagai barang bukti, hari ini tiga korban diketahui sebagai pemilik sepeda motor yang hilang. Walaupun TKP-nya di wilayah luar Polda Jawa Tengah, itu kita undang,” lanjutnya.
Artanto menegaskan langkah serupa nantinya juga bakal berlaku terhadap kendaraan hasil sitaan lain apabila polisi telah menemukan pemilik sahnya.
Oleh karena itu, pihak kepolisian saat ini terus melakukan pendataan dan pencocokan kendaraan hasil sitaan dengan laporan kehilangan masyarakat di berbagai daerah.





