Jateng

Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Tembus 35 Ribu Unit, ESDM: Paling Banyak di Kota Semarang

×

Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Tembus 35 Ribu Unit, ESDM: Paling Banyak di Kota Semarang

Sebarkan artikel ini
Kendaraan Listrik Jawa Tengah
Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Jawa Tengah, Mahendra Dwi Atmoko, saat dijumpai di kantornya, belum lama ini. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Mahendra menilai, masyarakat masih mempertimbangkan bagaimana harga kendaraan listrik setelah ԁigunakan selama satu hingga tiga tahun. Kepastian nilai jual kembali menjadi salah satu hal yang dapat memengaruhi keputusan pembelian.

“Nah, kendaraan listrik ini belum teruji purnajualnya seperti apa. Setelah beli baru, pemakaian setahun, dua tahun, tiga tahun, kalau tahu-tahu butuh fresh money terus aset likuid berupa motor listrik itu ԁijual jadinya seperti apa, sampai saat ini belum teruji,” jelasnya.

Kondisi pasar kendaraan listrik bekas masih perlu ԁipantau. Ia berharap nilai jual kembali kendaraan listrik dapat berkembang sehingga masyarakat semakin yakin untuk beralih dari kendaraan konvensional.

“Harapannya ya purnajual kendaraan listrik bagus. Kalau purnajualnya bagus, otomatis akan semakin meningkatkan animo masyarakat untuk membeli kendaraan listrik,” tandas Mahendra. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp