Jateng

Kerahkan Kelompok Kesenian, LKK Semarang Siapkan Kegiatan Amal untuk Korban Gempa NTT

×

Kerahkan Kelompok Kesenian, LKK Semarang Siapkan Kegiatan Amal untuk Korban Gempa NTT

Sebarkan artikel ini
LKK Semarang
Lembaga Kesenian Kabupaten (LKK) Semarang, Romo Pujiyanto. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Gempa bumi yang mengakibatkan belasan ribu rumah dan puluhan ribu jiwa mengungsi di Nusa Tenggara Timur (NTT) turut mengundang empati Lembaga Kesenian Kabupaten (LKK) Semarang.

Bersama para pelaku seni budaya di Kabupaten Semarang, LKK Semarang menyiapkan kegiatan amal untuk menggalang donasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak di NTT.

Ketua LKK Semarang, Romo Pujiyanto, mengungkapkan, seperti halnya bencana di Aceh beberapa waktu lalu, LKK Semarang juga menggelar kegiatan amal untuk masyarakat terdampak.

Kegiatan amal tersebut melibatkan para pelaku seni budaya termasuk komunitas musik dan komunitas lain yang ada di Kabupaten Semarang. Donasi amal yang terkumpul hampir mencapai Rp60 juta.

BACA JUGA: Tebus Murah Sembako Pertamina di 7 SPBU, Hasil Penjualan Disalurkan untuk Korban Gempa NTT

Hasil kegiatan amal yang terkumpul untuk tersebut kemudian ԁisalurkan kepada masyarakat Aceh melalui bantuan kemanusiaan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang.

“[Kegiatan amal tersebut nantinya] untuk saudara-saudara yang terdampak gempa bumi di pulau Flores, Provinsi NTT. Mereka juga menjadi pemikiran kami untuk menyiapkan kegiatan donasi kemanusiaan,” jelasnya di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu, 19 Agustus 2026.

Bagaimanapun, lanjutnya, apa yang ԁialami saudara-saudara di NTT juga mengundang empati dari komunitas lembaga kesenian di Kabupaten Semarang.

Sesuai kapasitas, LKK Semarang bakal menggerakkan berbagai komunitas kesenian untuk bergotong-royong. Pihaknya bakal bahu-membahu menggelar kegiatan amal untuk kemanusiaan tersebut.

BACA JUGA: Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Polda Jateng: Ada 1,2 Ton Abon Kering dan Ribuan Pakaian

“Mudah-mudahan apa yang akan kami laksanakan untuk membantu saudara-saudara di NTT mendapat dukungan penuh dari masyarakat di Kabupaten Semarang,” tegas Pujiyanto.

Seperti ԁiketahui, bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah di pulau Flores, Provinsi NTT. Gempa berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 05.58 WITA.

BNPB mencatat setidaknya terdapat 40.040 jiwa mengungsi serta 11.925 bangunan rumah warga rusak, dan yang terbanyak di Kabupaten Manggarai Timur. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi