Jateng

Kerugian Lahan Pertanian Terdampak Banjir di Demak Rp 70 Miliar

×

Kerugian Lahan Pertanian Terdampak Banjir di Demak Rp 70 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kerugian Lahan Pertanian Terdampak Banjir di Demak Rp 70 Miliar
Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI, Budi Setiawan melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Demak, membahas lahan pertanian terdampak banjir di kecamatan Karanganyar. (Wisnu Budi/beritajateng.tv)

DEMAK, beritajateng.tv – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Budi Setiawan mengaku jika lahan pertanian terdampak banjir Demak mengalami kerugian hingga Rp 70 miliar.

Banjir yang terjadi di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak beberapa waktu lalu merendam total keseluruhan lahan pertanian seluas 3280 hektar.

Dalam kunjungan reses ke kabupaten Demak tersebut, Budi langsung berdialog dengan pemangku kepentingan dalam hal ini Bupati Demak.

Ada pula Kepala BBWS Pemali Juana dan pihak Kementan RI. Dalam pembahasan persoalan lahan pertanian, Budi mendorong kepada Kementerian pertanian untuk melakukan percepatan pemulihan lahan pertanian milik warga.

BACA JUGA : Ketua Baznas RI: Banjir Demak Tergolong Ekstrem, Butuh Penanganan Maksimal

Kabupaten Demak merupakan salah satu penyangga pangan Nasional jadi pemulihannya harus mendapatkan prioritas.

“Dampak dari banjir ini Rp. 70 miliar sangat besar sekali dan ini menjadi perhatian komisi IV DPR RI,” terang Budi Setiawan.

Selain dampak jebolnya tanggul sungai Wulan, dia menegaskan kepada pihak BBWS dan Kementerian PUPR. Agar secepatnya melakukan pembenahan tanggul serta saluran irigasi sebagai penunjang pertanian warga. Hal ini agar petani dapat melakukan aktifitas bertani seperti biasanya.

“Jaringan irigasi perlu kita benahi lagi, itu saluran dari tahun 80 an. Tapi minim sekali pemeliharaan sehingga berdampak pada hasil pertanian,” tegas Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.

Dalam pembahasan tersebut, ia secepatnya akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian. Bukan hanya bantuan pupuk kepada petani sebagai penunjang produksi beras. Akan tetapi yang lebih penting lagi adalah pemeliharaan saluran irigasi.(*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp