SEMARANG, beritajateng.tv – Tren olahraga padel di Kota Semarang semakin berkembang. Melihat peluang tersebut, Durian Padel resmi ԁibuka di Jalan Durian Utara III, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, dengan konsep yang tidak hanya menawarkan fasilitas olahraga, tetapi juga ruang berkumpul bagi mahasiswa, komunitas, hingga keluarga.
Pembukaan Durian Padel semakin meriah dengan kehadiran aktris sekaligus pencinta olahraga padel Sintya Marisca dan atlet padel Zar Lasahido. Keduanya turut mencoba fasilitas yang tersedia sekaligus memberikan pandangan mengenai perkembangan olahraga padel di Indonesia.
Owner Durian Padel, Herrias Yusmawan, mengatakan lokasi tersebut ԁipilih karena melihat adanya kebutuhan fasilitas padel yang belum banyak tersedia di kawasan Semarang Atas, terutama sekitar Universitas Diponegoro (Undip).
“Di daerah Tembalang, terutama Undip, demand-nya ada, tetapi belum ada yang bisa memenuhi. Makanya salah satu pertimbangan kami menjalankan bisnis di sini karena demand itu banyak, dari sekolah, Undip, maupun komunitas lain,” kata Herrias saat pembukaan Durian Padel, Minggu, 23 Agustus 2026.
Durian Padel memiliki tiga lapangan yang ԁirancang tidak sekadar menjadi tempat bermain. Pengelola juga menyiapkan area kafe sebagai ruang untuk nongkrong, bekerja, menggelar kegiatan komunitas hingga berbagai acara.
Herrias menyebut konsep tersebut menjadi salah satu pembeda Durian Padel. Ia ingin tempat itu berkembang sebagai ruang interaksi masyarakat, khususnya anak muda di kawasan Tembalang.
“Orang ke lapangan padel itu banyak perlunya. Ada yang mau main padel, ada yang mau ngopi, work from cafe, arisan, ulang tahun atau turnamen. Pokoknya bagaimana caranya orang kumpul di lapangan padel,” ujarnya.
BACA JUGA: Mak Jegagik Padel Semarang Meriahkan HUT RI ke-81, Wali Kota Agustina Ajak Rayakan Kemerdekaan Sambil Berbagi
Menyasar mahasiswa dan masyarakat sekitar, Durian Padel juga menawarkan tarif yang relatif terjangkau. Herrias mengatakan harga normal untuk saat ini ԁipatok di bawah Rp150 ribu per jam.





