Ia pun berpesan, munculnya dinamika dalam bidang olahraga adalah hal biasa, dan harus disikapi secara positif. Seringkali, pembinaan kalah dengan strategi yang instan.
”Keberhasilan para atlet berprestasi di PON nanti, akan menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga di Jateng. Kami berharap, para atlet mau berjuang total untuk kejayaan Jateng,” tambah dia.
BACA JUGA: KONI Cup 9 Ball Handycrap, Arnaz: Tingkatkan Prestasi Atlet ke Kancah Internasional
Sementara itu, Agus Widodo perwakilan dari cabor atletik menyampaikan, dari 31 atlet yang sebenarnya lolos ke PON, pihaknya hanya mengirim 22 atlet sesuai dari kuota KONI Jawa Tengah. Sehingga, cabor atletik menargetkan mampu membawa pulang tiga emas dari beberapa nomor yang diunggulkan.
”Dari 47 nomor yang dilombakan di cabor atletik, Jawa Tengah hanya mengikuti 20 nomor lomba saja. Kami menargetkan bisa memperoleh tiga medali emas,“ tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





