KARANGANYAR, beritajateng.tv – Ketua DPRD Jateng Sumanto memimpin langsung aksi penanaman pohon penyimpan air dalam gerakan Merawat Pertiwi di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. Gerakan dalam rangka Bulan Bung Karno tersebut menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus upaya mitigasi jangka panjang terhadap ancaman krisis air bersih.
Dalam aksi peduli ingkungan tersebut, Ketua DPRD Jateng Sumanto menggandeng ratusan petani setempat dan relawan. Mereka bersama-sama menghijaukan kawasan lereng Gunung Lawu. Fokus utama gerakan kali ini adalah menanam jenis pohon yang memiliki karakteristik kuat dalam mengikat dan menyimpan cadangan air di dalam tanah.
Beberapa jenis pohon pelindung yang mereka tanam yaitu Pohon Preh, Beringin, Bulu, dan Pule. Pemilihan jenis pohon ini sangat strategis untuk menciptakan sumber-sumber air baru atau belik yang dapat masyarakat andalkan pada masa mendatang.
BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Sumanto Beberkan Bisnis Kangkung Puluhan Juta
Ketua DPRD Jateng Sumanto mengingatkan akan ancaman nyata krisis air akibat kerusakan lingkungan dan perubahan iklim. Ia secara khusus menyoroti kondisi daerah hulu seperti Tawangmangu yang kini mulai kerap mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih saat musim kemarau tiba.

“Kita harus belajar dari apa yang terjadi di Tawangmangu. Daerah yang berada di hulu saja sekarang sudah mulai kesulitan air saat kemarau. Bahkan, sebagian masyarakat di sana terpaksa harus mendatangkan bantuan air bersih menggunakan mobil-mobil tangki,” ujar Sumanto.
Sumanto menegaskan bahwa ia tidak ingin kondisi memprihatinkan serupa menimpa masyarakat di Desa Girilayu. Menurutnya, pencegahan harus ada sebelum dampak kekeringan menjadi semakin parah dan merugikan produktivitas warga, terutama para petani.





