KARANGANYAR, beritajateng.tv – Ketua DPRD Jateng Sumanto berkomentar tentang kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia meminta aturan WFH tak sekedar slogan, tetapi dilaksanakan dengan serius dan penuh tanggung jawab.
Politisi PDI Perjuangan tersebut berharap seluruh pihak melaksanakan aturan tersebut secara disiplin. Namun jangan sampai kebijakan untuk menghemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut mengorbankan pelayanan pada masyarakat.
“Harus dilaksanakan dengan serius dan tetap ada pengawasannya agar efektif. Salah satunya melalui presensi secara daring agar kinerja bisa tetap dipantau. Saya lihat untuk sektor pelayanan publik juga harus tetap hadir, ini sudah cukup bagus,” ujar Sumanto usai menghadiri pelantikan DPC Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Kabupaten Karanganyar, Sabtu, 11 April 2026.
Terkait evaluasi hari pertama pelaksanaan WFH, Sumanto mengatakan pelaksanaannya masih perlu Pemprov tingkatkan agar tujuan kebijakan tersebut dapat tercapai secara maksimal. Ia mengharapkan seluruh aparatur pemerintah dapat menjalankan kebijakan tersebut dengan disiplin agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Selain aturan WFH, ia juga menyoroti adanya imbauan agar sebagian ASN menggunakan sepeda, berjalan kaki, atau naik angkutan umum saat berangkat kerja. Selain untuk menghemat BBM, kebijakan tersebut juga sebagai upaya mendorong gaya hidup sehat.

ASN sektor pelayanan tetap masuk kantor
Sumanto mengaku hingga saat ini masih menggunakan mobil saat beraktivitas. Namun ke depan ia tak menutup kemungkinan untuk berjalan kaki menuju ke kantornya di Gedung Berlian DPRD Jateng.
“Kemarin saya masih naik mobil. Nanti kalau sudah terbiasa, jalan kaki juga lebih baik karena memang lokasinya dekat,” katanya.




