Ia mendorong seluruh jajaran wilayah untuk memberikan dukungan penuh kepada Bunda PAUD di masing-masing kecamatan. Termasuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam pemenuhan hak-hak dasarnya seperti akta kelahiran.
“Semarang adalah kota layak anak, dan Semarang Barat kecamatan layak anak. Pemenuhan hak anak itu wajib,” tambahnya.
Di akhir percakapan, Femega menyampaikan harapan besarnya bahwa tidak ada satu pun anak di Semarang Barat yang melewatkan pendidikan PAUD.
“Setahun saja mengikuti PAUD, anak lebih matang secara emosi, lebih mandiri, dan mampu bersosialisasi. PAUD bukan mengejar baca-tulis, tapi menyiapkan kesiapan belajar,” ujarnya.
Melalui berbagai inisiatif dan pelayanan yang tumbuh dari masyarakat, Kecamatan Semarang Barat terus berupaya memperkuat fondasi masa depan generasi muda. Semua mulai dari semangat warga, oleh warga, dan untuk warga. (*)
Editor: Elly Amaliyah





