Jateng

Klaim Lahan Pribadi, Warga di Blora Pasang Pondasi di Tengah Jalan Desa

×

Klaim Lahan Pribadi, Warga di Blora Pasang Pondasi di Tengah Jalan Desa

Sebarkan artikel ini
warga di Desa Kalangan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pasang pondasi di depan rumahnya. (Heri/beritajateng.tv)
warga di Desa Kalangan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pasang pondasi di depan rumahnya. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Aksi tak biasa dilakukan seorang warga di Desa Kalangan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Ia memasang pondasi setinggi 30 sentimeter sepanjang 15 meter di tengah jalan desa yang sudah di paving dan warga gunakan sehari-hari.

Aksi tersebut warga itu gunakan karena ia mengklaim jalan desa telah memakan lahan pekarangan miliknya. Pemasangan pondasi, kabarnya sudah berlangsung sejak dua hari lalu dan mengganggu akses warga yang melintas.

Peristiwa itu terjadi di gang RT 02 RW 03 Desa Kalangan. Jalan yang semula menjadi akses utama warga kini terhambat karena pondasi berdiri tepat di badan jalan.

BACA JUGA: Sepuluh Kepala Daerah Terpilih Berlanjut Presentasi Anugrah Kebudayaan PWI Pusat, Bupati Blora Siap

Salah satu warga sekitar, Juremi, mengatakan awalnya gang tersebut hanya selebar sekitar 1 meter dan lima rumah gunakan. Seiring bertambahnya jumlah penghuni, jalan kemudian diperlebar menjadi sekitar 2,5 meter dan dipaving oleh pemerintah desa.

“Awalnya jalannya sempit. Karena rumah bertambah, jalan diperlebar supaya bisa dilalui,” ujar Juremi, Selasa 7 Januari 2025.

Namun, secara tiba-tiba pemilik lahan mengklaim bahwa pelebaran jalan tersebut mengambil sebagian tanah pribadinya. Karena tidak terima, yang bersangkutan kemudian memblokade jalan dengan memasang pondasi menggunakan batu kumbung. Pemasangan pondasi terekam cctv dan viral di media sosial.

Aksi itu membuat aktivitas warga terganggu, terutama mereka yang selama ini mengandalkan gang tersebut sebagai akses keluar masuk permukiman.

BACA JUGA: Viral Kebakaran Penampungan Minyak Mentah di Blora, Wartawan Hendak Meliput Warga Hadang

Ironisnya, warga menilai pemerintah desa setempat terkesan membiarkan aksi pemblokiran jalan tersebut tanpa penanganan tegas.

“Tidak ada tindakan dari pemerintah desa. Seolah-olah di biarkan,” keluh Juremi.

Akibat blokade tersebut, warga sekitar terpaksa mencari jalan alternatif secara swadaya, bahkan harus membuka akses baru bersama warga lainnya agar bisa tembus ke jalan raya, tanpa bantuan dari pemerintah desa.

Hingga berita ini beritajateng.tv tulis, belum ada keterangan resmi dari pemerintah Desa Kalangan terkait sengketa lahan dan pemblokiran jalan desa tersebut. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp