SEMARANG, beritajateng.tv – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kebumen sepakat dan kompak menyatakan dukungannya kepada Megawati Soekarnoputri untuk kembali menjabat posisi sebagai Ketua Umum (Ketum) PDIP.
Keputusan itu dideklarasikan oleh jajaran pengurus DPC PDIP Kebumen dan anggota yang hadir dalam rapat pada Minggu, 16 Maret 2025.
Ketua DPC PDIP Kebumen, Saiful Hadi, menyatakan pihaknya beserta seluruh anggota DPC-nya sepakat mendukung Megawati menjabat posisi Ketum PDIP lagi.
“Kami informasikan bahwa rapat DPC PDIP Kebumen pada sore kemarin mengambil keputusan, sepakat mendukung Ibu Ketum Hj. Megawati untuk jadi Ketum lagi,” ungkap Saiful via WhatsApp, Minggu, 17 Maret 2025.
BACA JUGA: Pengamat Nilai Dinamika Politik di Jateng Unik: KIM Plus Kuasai Kursi Gubernur, PDIP Dominasi Daerah
Bukan tanpa alasan bagi PDIP Kebumen memberikan 100 persen dukungannya pada putri Presiden Soekarno tersebut.
Saiful menilai, Megawati merupakan sosok yang patuh dengan konstitusi. Tak hanya itu, kehadiran Megawati juga dirasa mampu menyatukan kader partai banteng se-Indonesia.
“Alasan kami mendukung Bu Mega adalah karena Bu Mega Ketum yang sangat patuh terhadap konstitusi dan merupakan ibu bagi kami semua. Beliau adalah pemersatu seluruh banteng se-Indonesia,” ucap Saiful.
DPC PDIP Kebumen turut dukung Bambang Pacul kembali pimpin DPD PDIP Jateng
Tak hanya itu, PDIP Kebumen juga menyatakan dukungan kepada Bambang “Pacul” Wuryanto untuk kembali menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah.
“Dan untuk Ketua DPD Jateng, Kebumen sepakat satu kata, Ir. Bambang Wuryanto alias Pak Bambang Pacul untuk jadi Ketua DPD Jawa Tengah lagi,” tegas Saiful.
Saiful menilai politisi PDIP yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI itu memiliki sifat pemimpin Jawa. Yakni, “ngayomi, ngayemi, ngayani“.
BACA JUGA: Kader se-Jawa Tengah Minta Megawati Jadi Ketum PDIP Lagi dalam Kongres Partai April Mendatang
Menurut Saiful, cara Bambang Pacul untuk menarik minat anak muda melalui ideologi “korea” juga jadi alasan mengapa pihaknya memberi dukungan penuh.
“Beliau pemimpin yang bukan hanya komandan saat kami berjuang elektoral atau bertempur. Tetapi, juga ideologi dari anak-anak muda yang istilahnya ‘korea’. Beliau sudah banyak melentingkan kader menjadi orang yang bermanfaat,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





