Gaya Hidup

Mengenal Sepeda Robot, Sepeda Legendaris Tahun 1970-an yang Penuh Nostalgia

×

Mengenal Sepeda Robot, Sepeda Legendaris Tahun 1970-an yang Penuh Nostalgia

Sebarkan artikel ini
Komunitas Serobot Semarang
Komunitas Serobot Semarang tetap mempertahankan eksistensi sepeda robot hingga kini. Senin (8/5/2023). (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv).

“Kenapa dinamakan sepeda robot kan karena banyak lampu, depan dan belakang ada lampu semua, ini juga kalau belok kiri atau kanan ada lampu reting (sen), jadi lampu itu sparepart yang paling susah dicari” lanjutnya.

Berawal dari Jalur Sepeda Robot Terbesar di Indonesia hingga Komunitas Serobot Semarang

Sementara itu, Amim, salah satu anggota Komunitas Serobot menjelaskan bahwa Kota Semarang pernah menjadi jalur sepeda robot terbesar di Indonesia. Maka ia tak pernah rela jika eksistensi sepeda legendaris ini punah.

Melalui Komunitas Serobot Semarang inilah ia dan teman-temannya berusaha merawat dan melestarikan sepeda legendaris ini di Kota Semarang.

“Awalnya saat Covid kemarin, kan gak ada kegiatan, semua terbatas. Akhirnya berkumpul karena ada kesamaan hobi di sepeda legendaris ini, sekaligus tempat saling tukar informasi seputar sparepart,” kata Amim.

Ditengah kesibukan masing-masing, anggota Komunitas Serobot selalu menyempatkan waktu untuk berkumpul dan bersepeda bersama, minimal sekali dalam satu bulan.

“Paling ya sepeda ke daerah Simpang Lima, Kota Lama, dan taman-taman dalam kota,” imbuhnya.

Terakhir, Amim mengaku bahwa ia beberapa kali berpapasan dengan pengguna sepeda robot. Oleh karena itu, ia berharap adanya Komunitas Serobot ini mampu merangkul sesama pecinta sepeda legendaris ini sehingga dapat bersama-sama melestarikan sepeda robot di Semarang (*).

Editor: Andi Naga Wulan. 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp