Pendidikan

Kota Semarang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI 2026

×

Kota Semarang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI 2026

Sebarkan artikel ini
Pelaksanaan MTQ ke XXXIII tahun 2025 tingkat Jawa Tengah. (Doc. Humas Pemkot)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kota Semarang kian memantapkan langkahnya untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.

Kesiapan tersebut mengemuka dalam survei kelayakan tim Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) saat meninjau sejumlah lokasi acara.

Tinjauan hari kedua berfokus pada kesiapan teknis venue, mulai dari tata ruang, alur registrasi peserta, hingga skema penempatan majelis lomba.

Tim Kemenag menilai Semarang memiliki posisi strategis sekaligus fasilitas pendukung yang memadai untuk ajang keagamaan berskala nasional.

Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur’an Kemenag RI, Rizal Ahmad Rangkuty, mengatakan survei berjalan secara detail agar seluruh rangkaian MTQ dapat berjalan tertib dan nyaman bagi peserta dari seluruh provinsi.

BACA JUGA: MTQH XXXI Jawa Tengah 2025 Usai, Kafilah Kota Semarang Raih Juara Umum, Ini Daftar Juaranya

“Tim membahas penataan 24 majelis lomba, dengan sekitar 13 majelis di proyeksikan untuk registrasi awal. Selain itu, ruang tunggu peserta juga kami sesuaikan dengan jadwal kedatangan kafilah,” ujar Rizal.

Menurutnya, pola kedatangan peserta MTQ Nasional bersifat bertahap. Kafilah dari berbagai provinsi rencananya tiba dalam rentang waktu berbeda. Sehingga pengaturan ruang tunggu menjadi krusial untuk menghindari penumpukan.

“Kafilah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau misalnya, rencananya tiba pukul 10.00 WIB, disusul Sumatera Barat pada pukul 11.00 WIB. Karena itu, ruang tunggu harus kami siapkan dengan baik agar alurnya tetap tertib dan nyaman,” jelasnya.

Terkait lokasi registrasi dan majelis lomba, Rizal menegaskan bahwa pemanfaatan area terbuka maupun tenda besar bisa terjadi, selama memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan peserta.

“Kalau tendanya aman dan luas, lapangan juga bisa dimanfaatkan. Prinsipnya fleksibel, yang penting representatif dan peserta merasa nyaman,” katanya.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Keagamaan Setda Provinsi Jawa Tengah, Agung Priyono, menilai kawasan PRPP Semarang memiliki keunggulan strategis sebagai salah satu titik utama kegiatan MTQ Nasional.