BATANG, beritajateng.tv – Polres Batang menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan, perusakan bus, dan pencurian barang milik rombongan Persib Bandung U-18 di Rest Area 360B, Desa Gondang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 11 Oktober 2026 lalu sekitar pukul 21.27 WIB. Polisi telah mengamankan tiga tersangka yang ԁiduga terlibat dalam rangkaian kejadian tersebut.
Kapolresta Batang, Kombes Pol Warsono, menjelaskan insiden bermula ketika bus rombongan Persib Bandung U-18 yang sedang dalam perjalanan pulang dari Surakarta menuju Bandung berhenti di rest area tersebut.
“Rombongan Persib Bandung U-18 bersama ofisial dan manajemen sedang dalam perjalanan pulang dari Surakarta menuju Bandung setelah bertanding. Sekitar pukul 21.00 WIB, bus berhenti di Rest Area 360B,” ujar Warsono dalam keterangan resminya, Senin, 19 Oktober 2026.
Saat itu, kata Warsono, di lokasi juga terdapat sejumlah bus yang membawa suporter Persija Jakarta dalam perjalanan pulang dari Yogyakarta menuju Jakarta.
BACA JUGA: Gak Main-main, Sikap Persib Bandung Terbaru Soal Insiden KM 360 Batang
Perselisihan Bermula dari Atribut Persib
Warsono menjelaskan, bus rombongan Persib U-18 berhenti di Rest Area 360B sekitar pukul 21.00 WIB. Di lokasi yang sama, sudah terdapat lebih dari lima bus yang membawa suporter Persija Jakarta dalam perjalanan pulang dari Yogyakarta menuju Jakarta.
Perselisihan ԁiduga bermula ketika sejumlah suporter Persija melihat salah satu ofisial Persib mengenakan kaus bertuliskan Persib Bandung. Ofisial tersebut saat itu bersama korban berinisial PP, yang baru keluar dari toilet rest area.
Warsono menyebut, sejumlah suporter Persija kemudian mendekati keduanya hingga terjadi perselisihan. Korban berinisial PP ԁiduga ԁipukul oleh beberapa suporter, termasuk tersangka berinisial BPA.
“Bahwa saat di Rest Area 360B itu lah dari suporter Persija melihat ada salah satu ofisial mengenakan kaos bertuliskan PERSIB Bandung,” jelas Warsono.
Setelah mengalami penganiayaan, PP melarikan diri dan bersembunyi di sekitar area rest area.





